Pada balapan seri pembuka 2016 di Qatar, Senin (21/3/2016) dinihari WIB, Rossi hanya berada di tempat keempat di bawah Jorge Lorenzo, Andrea Dovizioso, dan Marc Marquez.
Walaupun terlibat dalam pertarungan cukup ketat menuju podium, tapi Rossi terpaut 2,387 detik dari Lorenzo, rekan setimnya di Yamaha. Bahkan ia sendiri mengakui kecepatannya tidak sebaik lawan-lawannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rossi sedang melakoni musim ke-17 dalam kariernya di kelas primer Grand Prix. Dari sana itu sudah merengkuh gelar juara dunia sebanyak 7 kali. Ditambah 1 titel di kelas 125cc dan 1 mahkota di 250cc, maka Rossi hanya butuh satu gelar lagi untuk mencapai angka "sempurna": 10 -- atau La Decima dalam bahasa Spanyol, yang populer saat klub sepakbola Real Madrid menjuarai Liga Champions untuk kali ke-10.
Dengan awal yang tidak begitu kencang di Qatar, tim mekanik Rossi tampaknya harus bekerja keras untuk memberi fasilitas lebih baik kepada The Doctor.
"Kami butuh kecepatan yang lebih tinggi. Mungkin pilihan ban bisa membuat beberapa perubahan, tapi kami belum tahu juga. Dengan ban lunak (soft) aku bisa lebih cepat, atau malah lebih lambat.
"Kami tertinggal dan tidak bisa meraih podium. Tapi balapannya tetap bagus. Ini awal yang baik. Kami harus berbenah, tapi kami tetaplah kompetitif," tambah Rossi.
Seri kedua akan digelar di Argentina pada 3 April. Musim lalu Rossi tampil sebagai juara, disusul Dovizioso (2) dan Cal Crutchlow (3).
(a2s/mfi)











































