Rossi Diprediksi Akan Kesulitan di 2016

Rossi Diprediksi Akan Kesulitan di 2016

Okdwitya Karina Sari - Sport
Selasa, 22 Mar 2016 13:19 WIB
Rossi Diprediksi Akan Kesulitan di 2016
Karim Jaafar / AFP
Jakarta - Valentino Rossi memulai musim 2016 dengan kurang menjanjikan. Pengamat MotoGP, Carlo Pernat, memprediksi Rossi akan menjalani musim yang lebih berat dari sebelumnya.

Pada balapan pembuka di Qatar, akhir pekan lalu, pebalap Movistar Yamaha itu start dari baris kedua dan gagal naik podium setelah hanya finis keempat. Rossi tertinggal 2,387 detik dari pemenang lomba sekaligus rekan setimnya Jorge Lorenzo.

Lorenzo dan Marc Marquez [Honda Repsol] masih akan menjadi rival utama Rossi. Namun, duo Ducati Andrea Dovizioso dan Andra Iannone berpotensi besar masuk dalam persaingan gelar. Rossi pun mengakuinya seusai balapan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, dibandingkan dengan 2015, ketika itu Rossi tampil sebagai pemenang di Losail. Selanjutnya pebalap veteran Italia tersebut tidak pernah keluar dari tiga besar hingga seri ke-12 di Silverstone, Inggris.

Kegagalan Rossi mencapai ambisi gelar juara dunia ke-10 terjadi menjelang akhir kompetisi. Dimulai dari seri Phillip Island, Australia yang berlanjut ke insiden Sepang, dan berakhir dengan hukuman start di urutan paling belakang di Valencia.

Di 2016, Pernat, mengira Rossi masih harus menunda ambisinya meraih gelar ke-10. "Rossi mendapat sedikit keuntungan, finis keempat saat Iannone jatuh [di Qatar]," kata Pernat kepada Gpone.com.

"Saya pikir ini akan menjadi musim yang sulit dibandingkan 2015, meskipun dia mengklaim bahwa dirinya amat termotivasi dan tangguh. Musim lalu situasinya berbeda, di musim ini saya takut akan berat untuk dia tapi saya yakin dia akan memperlihatkan penampilan sesuai nilai dia," tambah pria yang memanajeri Iannone itu.

(rin/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads