Akan tetapi, untuk mewujudkannya Lorenzo diadang sebuah tantangan berat. Apalagi kalau bukan rekor kurang sip Yamaha di Circuit of The Americas.
Selama ini Austin dikuasai oleh pebalap Honda Repsol Marc Marquez, yang menjadi pemenang dalam tiga edisi berturut-turut. Sedangkan Lorenzo paling bagus naik podium ketiga di 2013. Pada 2014, pebalap Spanyol ini finis kesepuluh dan tahun lalu finis keempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Circuit of the Americas bukanlah salah satu lintasan favoritku, juga bukan favorit Yamaha. Jadi kami perlu mencoba memahami sirkuit dengan elektronik dan ban sesegera mungkin," sambung dia, yang dilansir Crash.net.
"Mari kita lihat bagaimana segalanya berjalan selama akhir pekan. Tapi aku tidak sabar untuk melakoni sebuah balapan yang bagus dan mencoba mendapatkan poin-poin yang hilang sebelum menghadapi balapan pertama di Eropa," kata Lorenzo.
(rin/nds)











































