Marquez punya rekor 100% kemenangan di Austin. Sejak pertama menggelar kelas MotoGP di 2013, juaranya cuma satu orang. Bukan cuma menjejak podium teratas, rider asal Spanyol itu selalu mengawalinya dengan merebut pole position.
Terlepas dari rekor tanpa celanya di sana, The Circuit of the Americas adalah venue spesial untuk Marquez. Di sana dia meraih kemenangan pertamanya pada ajang MotoGP - yang membuat dia mematahkan rekor sebagai pebalap termuda yang berhasil memenangi seri Grand Prix di usia 20 tahun dan 63 hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal paling menarik dari sirkuit sepanjang 5,5 km itu adalah perubahan ketinggian trek yang total mencapai 41 meter, di mana perubahan ketinggian paling besar berada setelah jalur start/finis. Keberadaan tajakan yang dilanjutkan dengan tikungan patah ke arah kiri sering memunculkan kekacauan di awal balapan, dan karenanya pemilik pole position akan punya keuntungan besar.
Total ada 20 tikungan di trek ini. Sirkuit Austin juga memiliki sebuah trek lurus sepanjang 1,2 km, yang merupakan salah satu lintasan lurus paling panjang di sepanjang musim balap ini.
"Kita lihat saja bagaimana kami menjalani balapan di Austin tahun ini. Itu lintasan yang saya sukai, saya merasa kuat, dan tempat di mana saya selalu menjalani balapan yang bagus dan bersenang-senang," sahut Marquez belum lama ini.
Sebenarnya bukan cuma Sirkuit Austin yang sangat bersahabat dengan Marquez. Sejak turun di kelas MotoGP, seluruh balapan yang digelar di Amerika selalu dituntaskan dengan menjadi juara oleh rider 22 tahun itu. Bahkan dia tak pernah kalah di tanah Amerika Serikat sejak 2011, saat masih berlaga di kelas Moto2.
Di musim 2011 Marquez jadi juara di Indianapolis, setahun berselang dia berhasil mempertahakan sukses tersebut. Di 2013, yang merupakan musim debut Marquez di MotoGP, ada tiga balapan dihelat di AS (Austin, Laguna Seca, Indianapolis) dan semuanya diselesaikan oleh Marquez dengan berdiri di podium teratas.
Sementara di 2014 dan 2015 cuma ada dua seri di AS, Austin dan Indianapolis. Marquez kembali jadi juara di kesempatan-kesempatan itu. (din/mfi)











































