Kedatangan Lorenzo akan mengancam posisi Iannone ataupun Andrea Dovizioso. Setelah finis kelima di musim lalu, Iannone mengawali 2016 cukup bagus dengan mengumpulkan 25 poin dengan sekali podium di Austin, Texas.
Sementara itu, Dovizioso mengalami nasib sial. Pebalap Italia ini dua kali beruntun gagal finis dan baru mengumpulkan 23 poin, termasuk runner-up di Losail, Qatar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Secara teori, Jorge bisa memenangi kompetisi," kata pebalap Italia itu kepada Motorsport.com. "Aku adalah seseorang yang membalap dengan sangat cepat, yang memperlihatkan banyak performa menjanjikan tapi belum pernah menang.
"Itulah mengapa kurasa Lorenzo dan aku bisa jadi kombinasi sempurna: seorang pebalap muda yang sangat cepat, dan pebalap lain yang juga cepat dan siap untuk langsung menang.
"Dalam kondisi apapun, kita hanya melihat bahwa Jorge datang dan kami tahu bagaimana perasaan dia dengan motornya," sambung Iannone.
Menarik ditunggu bagaimana usaha Lorenzo untuk 'menjinakkan' Desmosedici. Tapi Iannone memastikan bahwa Lorenzo akan berada di tim yang tangguh.
"Ducati adalah tim yang sangat bagus, sebuah pabrikan yang sangat penting. Aku memang belum pernah berada di tim lain, tapi segalanya bekerja dengan sangat baik di sini," imbuh Iannone.
(rin/a2s)











































