Menurut rider Spanyol tersebut, mesin Suzuki dan Yamaha memiliki kesamaan karakteristik. Itu mengapa dirinya merasa optimistis takkan terlalu kesulitan beradaptasi.
"Dengan Suzuki saya selalu berada di ambang batas dan harus begitu, jika tidak maka motornya akan mulai bergetar dan itu menyulitkan untuk tetap melaju kencang," ucap Vinales di Crash.net.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan perangkat elektroniknya, Anda biasanya tak bisa kencang sehingga Anda harus menggunakan sesedikit mungkin elektroniknya, kendali traksi lebih kecil, karena itu biasanya memberatkan kerja ban sehingga Anda harus merasakan berputarnya gas. Buat saya perbedaan terbesar dibandingkan dengan Yamaha adalah bahwa Yamaha punya traksi luar biasa dari mesin, yang sekarang jadi lebih penting karena ban Michelin keras dan banyak berputar," tuturnya.
Musim depan Vinales akan menjadi rekan satu tim Valentino Rossi di tim pabrikan Yamaha, Movistar Yamaha, setelah Jorge Lorenzo memastikan hijrah ke Ducati di akhir musim ini.
(krs/cas)











































