Dalam delapan seri pertama, Ducati tercatat sudah tiga kali naik podium. Di Qatar, Andrea Dovizioso finis kedua sedangkan Andrea Iannone berhasil naik podium ketiga dua kali di Austin dan Italia.
Pada seri terakhir di Assen, Belanda sepekan lalu Ducati amat nyaris mendapatkan kemenangan pertamanya. Dalam balapan yang diwarnai hujan deras, Dovizioso mampu bersaing di barisan terdepan tapi pebalap Italia itu tergelincir di 10 putaran terakhir sebelum retired.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemenangan masih menjadi target kami dan saya yakin itu mungkin, meskipun sulit. Soalnya level dari rival-rival kami sangat tinggi," ucap Dall'Igna kepada GPOne.
"Tapi kami tidak merasa inferior kok, tidak juga para pebalap ataupun sebagai pabrikan," sambung dia.
"Kami tidak akan pernah merasa gembira sampai kami bisa memenangi sebuah balapan dan kemudian memenangi titel juara dunia. Saya janji saya akan melakukan segalanya yang saya bisa untuk membuat seluruh fans Ducati di seluruh dunia gembira," cetus Dall'Igna.
(rin/mfi)











































