Lorenzo cuma finis di posisi 10 pada MotoGP Belanda lalu, terpaut 27 detik dari Jack Miller yang memenangi balapan. Sepanjang akhir pekan di Assen, Lorenzo memang sudah mengeluhkan performa ban utamanya bagian depan.
Menurut sang juara bertahan, Michelin kurang siap mengantisipasi besarnya tenaga dan bobot motor, usai comeback di musim ini. Makin sulit untuk pabrikan Prancis itu karena ada perubahan regulasi di tahun ini dengan penggunaan ECU seragam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami mengalami banyak masalah untuk menemukan ban yang tepat untuk tiap-tiap balapan. Terkadang pas, terkadang tidak. Saya harap dengan lebih banyak pengalaman, mereka akan lebih sering pasnya."
"Kalau saya bisa merasakan ban depannya, saya bisa menjadi pebalap tercepat seperti yang sudah saya tunjukkan. Tapi kalau saya tidak bisa merasakannya, saya bisa menjadi yang terpelan," tandasnya. (raw/krs)











































