Vinales naik podium teratas MotoGP Inggris akhir pekan lalu dengan laju relatif nyaman. Pebalap Spanyol berusia 21 tahun itu meraih kemenangan pertamanya di kelas primer dengan keunggulan 3,4 detik dari pengejar terdekatnya.
Menurut Kevin Schwantz, juara dunia 500cc bersama Suzuki pada tahun 1993, hasil itu tak praktis membuat Suzuki akan jadi langganan meraih kemenangan. Tapi setidaknya itu merupakan langkah bagus menuju arah tepa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tahun lalu ketika saya ke Sachsenring, sepertinya tim sudah punya susunan rapi akan segala sesuatunya dan berharap sirkuit itu akan cocok dengan mereka, dan pada akhirnya mereka justru tampil amat buruk. Kini mereka sudah membuat terobosan dan bersinar di sebuah sirkuit yang tak diduga semua orang," ucapnya.
Musim depan Vinales akan meninggalkan Suzuki untuk bergabung dengan Yamaha, menjadi rekan satu tim Valentino Rossi. Dengan situasi terkini, saat Suzuki terlihat memperlihatkan indikasi positif, Schwantz percaya benak Vinales bakal terusik terkait keputusannya pindah.
"Anda mendengar Rossi bilang Yamaha sedikit kurang oke dalam hal traksi daya cengkeram, jadi apakah Silverstone adalah contoh sedikit kekurangan Yamaha? Mungkin. Honda sepertinya bagus dalam traksi yang membantu mereka menetralisir keunggulan tenaga Yamaha. Atau lebih karena Suzuki saja yang benar-benar melakukannya dengan tepat? Atau kombinasi itu semua?" ujar Schwantz.
"Kita akan mendapat gambaran lebih rinci dengan melihat bagaimana mereka menghadapi jenis sirkuit-sirkuit yang berbeda di sisa musim. Lucunya adalah sosok yang sekarang mungkin akan garuk-garuk kepala, dan bertanya-tanya seperti kita, adalah Maverick. Kalau saya jadi dia, saya akan bertanya-tanya apa ini akan jadi model pola tujuh tahunan, dengan Suzuki kini membaik dan ia justru akan ke tim Yamaha yang berpusat pada Rossi," sebutnya.
Segera setelah berjaya di Silverstone, Vinales sendiri sudah menegaskan bahwa hasil di MotoGP Inggris akhir pekan lalu tak bakal membuatnya meragukan keputusan untuk hijrah ke Yamaha pada musim depan.
[Baca juga: Kemenangan di Silverstone Tak Buat Vinales Ragukan Keputusan Pindah ke Yamaha]
(krs/cas)











































