Pada empat balapan terakhir yang dijalani, Marquez cuma sekali naik podium. Sedangkan kemenangan terakhir yang dia raih adalah pada lima balapan lalu, ketika tampil di Jerman.
Meski tak lagi rutin berada di podium, Marquez masih berada di puncak klasemen MotoGP. Performanya yang konsisten untuk setidaknya finis di lima besar membantu dia masih bertahan di urutan teratas. Itu juga didukung oleh persaingan ketat yang terjadi, di mana dalam lima seri terakhir ada lima pemenang berbeda muncul - dan dalam daftar itu tidak ada nama Valentino Rossi atau Jorge Lorenzo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aragon adalah lintasan yang lebih saya sukai dibanding Misano, dan saya pikir itu lebih cocok dengan gaya membalap saya," sahut Marquez yang finis keempat pada race di San Marino, dua pekan lalu.
"Begitulah adanya. Kondisinya tahun ini adalah banyak hal bisa berubah dari satu balapan ke balapan lain, jadi kita lihat saja jika kami bisa mengelola berbagai hal dengan baik dan apakah kami bisa mendapatkan akhir pekan yang bagus," lanjut dia di Crash.
Unggul 43 poin sementara balapan tinggal menyisakan lima balapan sebenarnya membuat Marquez dalam posisi yang cukup aman. Tapi dia juga harus waspada karena di empat seri terakhir Rossi selalu bisa finis di atasnya. The Doctor secara matematis masih punya potensi besar mengejar.
"Kami menghadapi balapan dengan pendekatan bersiap beradaptasi dengan situasi yang dihadapi, tapi tentu saja kami akan berupaya bertarung untuk berada di podium lagi di depan pendukung di kandang saya dan para fan," ucap Marquez lagi. (din/fem)











































