Lorenzo mengatakan hal itu setelah menyelesaikan balapan di Sirkuit Aragon, Minggu (25/9/2016), di belakang Marc Marquez dan di depan Valentino Rossi.
Lorenzo mendapatkan masalah beberapa jam sebelum balapan. Dia mengalami crash dalam sesi pemanasan pada pagi hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya merasa oke dan ketika saya menjajal motor pertama dengan ban belakang keras, saya akhirnya merasa cocok karena di sepanjang latihan saya tak menyukai feeling dengan ban keras. Ketika saya menjajal motor kedua dengan ban lunak, saya tidak merasakan hal yang sama. Saya merasa motor lebih banyak bergerak dalam akselerasi dan pengereman.
"Sulit untuk memilih dalam situasi ini, tapi akhirnya insting saya setelah crash membuat saya menjalani balapan ini: cepat sejak awal, konstan, dan saya mengerahkan segalanya di atas trek.
"Pada akhirnya, dalam situasi yang sangat sulit, ketika kami mengira akan finis di posisi keenam atau ketujuh, balapan bisa mengejutkan Anda dan kami finis dengan sangat positif di posisi kedua dan sangat dekat dengan pemenang. Saya senang, saya sangat gembira, dan kami selamat dari situasi yang sangat sulit," kata Lorenzo.
Lorenzo masih menempati posisi ketiga di klasemen sementara MotoGP dengan 182 poin. Dia ada di bawah Marquez (248 poin) dan Rossi (196 poin).
(mfi/roz)











































