Kejadian nyaris crash tersebut terjadi di awal-awal balapan di Aragon, Minggu (26/9/2016) malam WIB, saat Marquez baru saja menyalip rider Suzuki Ecstar Maverick Vinales.
Aksi Marquez saat itu tidak sempurna, membuat dirinya nyaris jatuh dari motor. Ia mesti membuat motor stabil lagi dengan sikutannya ke lintasan. Insiden tersebut memang membuatnya sempat melorot ke posisi lima, tapi kemudian Marquez melesat lagi ke depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemudian saya melakukan kesalahan besar dan nyaris crash, seperti biasanya saya selamat berkat sikut! Itu kejadian besar tapi setelah itu saya berpikir, 'Oke, saatnya sedikit tarik napas, berusaha tenang', dan kemudian selangkah demi selangkah saya mendapatkan ritme seperti dalam latihan.
"Ketika saya mengejar Valentino (Rossi), saya berusaha mempersiapkan tekanan. Saya melambat di satu putaran lalu menggeber di dua putaran berikutnya untuk menguak jarak, kemudian berupaua menjaga jarak," tuturnya.
[Mirco Lazzari gp/Getty Images] |
Kemenangan tersebut membuat Marquez kini memimpin puncak klasemen dengan keunggulan 52 poin atas Rossi yang berada di posisi dua, dengan musim menyisakan empat seri balapan lagi.
(krs/nds)












































[Mirco Lazzari gp/Getty Images]