Vinales tampil ciamik di balapan Australia yang digelar di Sirkuit Phillip Island, Minggu (23/10/2016). Start dari posisi 13, pebalap Spanyol itu berhasil naik podium ketiga usai mencatatkan waktu 5,3 detik dari sang pemenang Cal Crutchlow dan tiga strip di depan Lorenzo,yang finis keenam.
Ini menjadi yang kedua beruntun bagi Vinales finis ketiga usai mencapai hasil serupa di Motegi, Jepang sekaligus podium keempatnya di sepanjang 2016. Sebelumnya, Vinales juga finis ketiga di Le Mans, Prancis serta sukses memenangi seri Inggris di Silverstone.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, Vinales tetap realistis. Mengingat kompetisi tinggal menyisakan dua balapan lagi di Malaysia dan Valencia, akan sangat sulit bagi Vinales untuk menyudahi 2016 di posisi runner-up lantaran jaraknya dengan Rossi masih terpaut 35 poin.
"Finis kedua di klasemen akan sangat sulit," ungkap Vinales di Crash.net. "Valentino akan sangat tangguh di Malaysia dan Valencia, jadi kami harus bekerja sangat keras. Lagi pula, kami terpaut jauh dalam pengumpulan poin. Namun di posisi ketiga [Lorenzo] masih cukup ketat dan aku akan mengerahkan segalanya."
"Saat aku melihat bahwa aku bisa naik podium, aku sedikit lebih memaksa dan aku mengira [Andrea] Dovizioso cukup cepat di akhir. Aku membuat strategi untuk menekan di akhir balapan dan aku sempat bertarung dengan Aleix [Espargaro] dan Dovizioso. Jadi Vale bisa menjauh."
"Terus terang, aku sangat gembira setelah sebuah akhir pekan yang mengerikan dan terasa sangat luar biasa untukku. Rasanya hebat memiliki 16 poin dan juga berada di depan Jorge," imbuh Vinales.
(rin/raw)











































