Wacana itu sebelumnya diungkap Mike Webb selaku race director MotoGP. Sistem ini sendiri membuat tim-tim jadi bisa mengirimkan pesan teks sederhana kepada para rider mereka.
Pada saat ini rider memang dapat menerima pesan serupa di dashboard motornya, walaupun baru sekadar informasi sederhana yang mendasar seperti mengingatkan adanya kejadian bendera merah atau bendera hitam, atau ketika rider bersangkutan dijatuhi ride-through penalty.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di dashboard, kami cuma butuh pesan terkait safety. Jika ada pesan seperti itu maka Anda jadi tahu ada masalah safety. Jika pesannya terlalu banyak di dashboard maka bisa membingungkan dan juga berbahaya karena pebalap mestinya fokus pada lajunya , bukan pada (dashboard) motornya," sebut rider Repsol Honda tersebut.
Meski belum resmi, sejumlah pebalap dikabarkan sudah mencoba teknologi baru ini pada beberapa balapan. Seperti kemunculan teknologi atau aturan baru, ada rider yang sepakat sementara yang lain menolak. (krs/din)











































