Pebalap Suzuki Ecstar ini muncul sebagai kejutan di musim ini. Setelah finis kelima di Valencia, Vinales mengumpulkan 202 poin di klasemen akhir, unggul jauh dari rekan setimnya Aleix Espargaro yang finis di posisi 11 dengan hanya mengumpulkan 93 poin.
Vinales hanya terpaut 31 poin dari pebalap Movistar Yamaha Jorge Lorenzo di posisi ketiga dan 47 poin dari Valentino Rossi yang meraih titel runner-up. Sedangkan dengan Dani Pedrosa, yang selama beberapa musim terakhir selalu melengkapi empat besar, Vinales unggul 47 poin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kupikir 202 poin sangat banyak. Mereka melakukan pekerjaan yang bagus, aku cukup gembira dengan hal ini," ungkap Vinales, yang dilansir Crash.net.
"Secara keseluruhan aku sudah semakin matang sebagai pebalap. Selain itu, musim pertama sangat sulit, sangat berat, dan keras untukku. Berada di urutan 11, 12, aku (Vinales finis di posisi 12 -- red) selalu berpikir bahwa itu bukan tempatku."
"Tapi di tahun ini, kami bisa menunjukkan bahwa level kami sudah meningkat jauh. Aku meningkat pesat sebagai seorang pebalap. Dan aku bisa mengatakan bahwa kami sudah menjalani sebuah musim yang hebat. Musim ini, finis keempat di kejuaraan, kami sudah tampil dengan sangat baik," simpul Vinales.
Seri Valencia ikut menandai balapan terakhir Vinales dalam 'warna' Suzuki. Vinales akan bertandem dengan Rossi di Movistar Yamaha mulai musim depan. (rin/krs)











































