Ducati mendapat manfaat yang paling besar degan pemakaian winglet. Sayap aerodinamis tersebut diklaim mampu meningkatkan performa motor dan pebalap dengan meningkatkan downforce.
Meski membawa beberapa keuntungan, winglet juga dapat resistensi karena dianggap bisa membahayakan pebalap. Rider dikhawatirkan bisa mengalami cedera jika tersenggol atau tertabrak sayap aerodinamis tersebut, di samping itu juga meningkatkan anggaran tim-tim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tata ruang Sirkuit Montmelo [Catalunya] langsung diubah hanya 10 menit setelah insiden tragis Luis Salom. Jadi bagaimana bisa mereka membiarkan kami balapan dengan winglet kalau dianggap membahayakan?"
"Menurut pendapatku, ada pengaruh dari beberapa pabrikan yang ambil bagian dalam banyak pertemuan," ujar juara dunia MotoGP tiga kali itu.
Direktur Ducati Paolo Ciabatti menguatkan argumen Lorenzo. "Winglet dilarang berdasarkan kekhawatiran soal keamanan yang tidak berdasar," timpal dia.
"Ada banyak insiden yang terjadi di musim ini dan tidak ada rider yang terluka karena goresan [dari winglet]. Sudah jelas kami mendapatkan keuntungan karena kami lebih baik dengan winglet dari tim-tim lain, dan winglet dilarang karena keuntungan itu," sungut Ciabatti.
(rin/raw)










































