Lorenzo tampil bersama Ducati di 2017. Ia meninggalkan tim pabrikan Yamaha yang dibelanya sedari mulai tampil di kelas primer -- tahun 2008.
Bicara Lorenzo dan Yamaha, akan hadir pula nama Rossi. Dari sembilan musim yang dihabiskan Lorenzo di Yamaha, tujuh di antaranya menjadi rekan satu tim Rossi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maka keputusan Lorenzo hijrah ke Ducati tak ayal memunculkan dugaan, bahwa salah satu alasannya memilih pabrikan Italia itu adalah demi membuktikan dirinya bisa tampil lebih oke daripada Rossi di tim tersebut.
"Target saya bukan mengalahkan hasil Valentino (Rossi). Ini adalah tahun yang berbeda dengan orang-orang yang baru di Ducati. Ditambah juga, motor dan ban saat ini sangat berbeda," kata Lorenzo seperti dikutip Speedweek.
"Ini adalah cerita yang berbeda. Saya tidak ingin membandingkannya. Perhatian saya bukan kepada yang terjadi di masa lalu.
"Saya yakin tidak akan membuat kesalahan dan tidak akan gagal. Level apa yang akan segera saya capai? Saya tidak tahu. Tapi saya yakin, bahwa saya cepat atau lambat bisa bersaing dan memenangkan perlombaan," tegas Lorenzo.
(krs/fem)











































