Meski membawa beberapa keuntungan, winglet juga dapat resistensi karena dianggap bisa membahayakan pebalap. Rider dikhawatirkan bisa mengalami cedera jika tersenggol atau tertabrak sayap aerodinamis tersebut.
Selain itu winglet dianggap membuat balapan menjadi monoton karena rider yang berada di depan sulit disalip. Maka dari itu FIM (Federasi Motor Internasional) melarang penggunaan winglet secara keseluruhan mulai musim 2017 nanti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pebalap Ducati, Jorge Lorenzo, sendiri sudah mengeluhkan aturan baru ini yang dianggapnya tidak beralasan. Sementara Marquez tidak memusingkan soal pelarangan winglet tersebut.
[Baca juga: Lorenzo Pertanyakan Pelarangan Winglet di Musim Depan]
"Jujur saja tidak begitu berpengaruh, kok. Memang di beberapa sirkuit winglet itu sedikit membantu, namun semua pebalap setuju karena ini sudah aturannya," tutur Marquez kepada detikSport dan beberapa media dalam wawancara di Gedung Jiexpo, Kemayoran, Jumat (3/2/2017) sore WIB.
"Ini kami harus coba menganalisa lagi untuk sistem baru ini untuk meningkatkan lagi kekuatan motor. Tapi pada dasarnya tiadanya winglet bukan masalah besar," sambungnya.
[Baca juga: Seperti Rossi, Marquez Juga Tak Setuju Penggunaan Winglet] (mrp/din)











































