DetikSport
Jumat 03 Maret 2017, 19:19 WIB

Adaptasi, Lorenzo Mesti Tajamkan Naluri dan Tak Kebanyakan Berpikir

Kris Fathoni W - detikSport
Adaptasi, Lorenzo Mesti Tajamkan Naluri dan Tak Kebanyakan Berpikir Foto: Grandyos Zafna
Roma - Jorge Lorenzo memiliki tantangan beradaptasi dengan motor tim MotoGP Ducati musim ini. Menurut pendahulunya, Andrea Iannone, Lorenzo tak bisa kebanyakan berpikir agar bisa melaju semaksimal mungkin.

Setelah sembilan musim bersama Yamaha, yang membuahkan tiga titel juara dunia, Lorenzo akan membela Ducati pada tahun 2017. Lorenzo memulai dengan menjanjikan dalam tes November lalu, tapi menjelang bergulirnya musim baru rider Spanyol tersebut bergulat mencari laju terbaik dalam tes-tes di tahun ini.

Iannone, yang kini membela Suzuki setelah empat musim bersama Ducati di MotoGP, motor Desmosedici yang kini ditunggangi Lorenzo memang memberi tantangan tersendiri.

"Beradaptasi dengan Ducati adalah sebuah tugas besar, motornya perlu dikendarai dengan cara yang sama sekali berbeda," kata Iannone kepada Autosport.

"Dalam beberapa tahun terakhir sudah lebih mudah. Memang benar motornya membutuhkan gaya berkendara tertentu, tapi juga memiliki potensi untuk bisa kompetitif; Anda cuma harus mencari tahu bagaimana memaksimalkannya. Dalam kasus Jorge (dengan Yamaha), berganti ke motor yang menuntut perubahan radikal dalam konteks cara berkendara, memaksa Anda harus memikirkannya. Dan ketika Anda terlalu banyak berpikir saat berkendara maka Anda tak bisa kencang.

"Anda harus beradaptasi secepat mungkin dengan situasi baru agar dapat melakukannya secara naluriah, demi bisa terbiasa seperti menggunakan motor sebelumnya. Jika naluri justru membuat Anda berkendara seperti ketika menggunakan motor sebelumnya maka Anda akan luput mendapat banyak peningkatan," sebutnya.



(krs/nds)

Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed