Meski baru bergabung dengan Yamaha, Vinales langsung unjuk kecepatan di tes musim dingin. Di seri perdana MotoGP Qatar, Vinales mencatat waktu terbaik di dua dari tiga sesi latihan bebas.
Akumulasi waktu dari latihan bebas itu pula yang kemudian menempatkan Vinales di posisi start terdepan karena sesi kualifikasi dibatalkan akibat kondisi trek yang buruk usai diguyur hujan lebat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini mengangkat beban di pundak saya. Saya memimpin semua tes dan sampai di sini berpikir untuk menang. Setelah latihan bebas pertama yang sempurna dan dengan semua tekanan untuk menang, itu tidak mudah," ujar Vinales seperti dikutip dari Motorsport.
"Saya berhasil dan saya benar-benar senang, sangat puas dan sangat termotivasi menghadapi seri Argentina (9 April)," imbuhnya.
Lantas, apakah kemenangan di Losail ini terasa lebih mengesankan dibandingkan kemenangan pertamanya di Silverstone tahun lalu bersama Suzuki?
"Kemenangan pertama selalu jadi kemenangan pertama, tapi saya benar-benar senang. Grand prix pertama (untuk Yamaha), pole, juara," kata Vinales.
(nds/mrp)











































