Rossi belum terlalu nyetel dengan motor Yamaha YZR-M1 2017. Sejak menggelar tes pramusim di Valencia, rider Italia selalu tertinggal dari Maverick Vinales, yang notabene baru masuk Yamaha musim ini.
Beda dengan Rossi, Vinales justru melesat. Tak terkalahkan di empat kali tes pramusim, rider berusia 22 tahun juga memenangi MotoGP Qatar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian Rossi masih merasa belum bisa mengatasi masalah terbesar di motornya saat ini yakni di ban depan. Sedari tahun lalu Rossi sempat menilai tekstur ban depan Michelin membuat motor barunya jauh lebih lambat, meski akhirnya sudah disempurnakan.
Maka wajar muncul opsi kalau Rossi akan kembali menggunakan motor musim lalu yang mengantarkannya finis posisi kedua di bawah Marc Marquez. Namun opsi itu dibantah Rossi yang yakin motor YZR-M1 2017 akan membawanya bersaing jalur juara.
"Kami bisa membuat pengaturan yang bagus yang memberi saya kestabilan saat menikung. Tim saya juga memodifikasi sedikit bagian depan. Saya jadi cukup kuat saat mengerem," ucap Rossi seperti dikutip Autosport.
"Di awal, saya sempat merasa ingin menggunakan motor 2016, tapi Yamaha lebih senang kalau saya pakai yang baru. Selain itu, Vinales juga bisa mengendarai motor 2017. Jadi mungkin saya cuma butuh waktu agar bisa mengendarai motor itu," sambungnya.
"Bagi tim pabrikan, akan lebih baik kalau bisa punya motor yang sama. Kami bisa melanjutkannya. Hasil ini bagus untuk kami, baik saya dan para tim, sebab kami bisa memahami banyak hal," tutupnya.
(mrp/mrp)











































