Iannone tahun ini menjalani musim pertamanya dengan Suzuki, setelah sebelum ini menghabiskan empat musim bersama Ducati -- di seluruh musim-musim awalnya pada kelas primer.
Rider Italia 27 tahun itu mengawali dengan crash di Qatar saat sedang bersaing untuk posisi dua, finis di posisi 16 pada balapan di Argentina setelah penalti akibat jump-start, dan finis pada posisi tujuh di Austin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mungkin ekspektasi saya kelewat tinggi. Kini kami mesti menurunkannya sedikit, kami bisa berusaha menyeimbangkan diri sendiri, dan membawa pulang apa yang mampu kami raih untuk saat ini. Kami sudah tahu apa yang harus kami lakukan agar bisa lebih baik lagi dan kami mengusahakannya," tuturnya.
Dengan sembilan poin berkat hasil di Austin, Iannone kini menempati posisi 15 papan klasemen berkat finis ketujuh di Austin. Inilah pencapaian terendahnya setelah tiga seri awal musim balapan di kelas primer.
"Tentu saja saya tak puas dengan hasil yang sudah saya capai karena kami ada di sini untuk mencapai puncak dan pada saat ini kami belum mampu melakukannya. Tapi saya harus segera melakukannya karena saya ingin bertarung dengan pebalap-pebalap teratas di kategori ini," sebut Iannone.
(krs/nds)











































