Rossi dan Lorenzo acapkali disebut kurang akur semasa masih sama-sama berkiprah buat tim pabrikan Yamaha. Apalagi pada 2015 lalu Rossi harus merelakan gelar juara dunia MotoGP jatuh ke tangan Lorenzo usai adanya kontroversi.
Setelah tujuh musim jadi rekan setim Rossi, musim ini Lorenzo mulai membela panji Ducati. Selepas tiga seri, ia pun memuji mantan rekan setimnya yang masih membela Yamaha tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pujian itu dilontarkan Lorenzo terkait keberhasilan Rossi memuncaki klasemen sementara berkat tiga podium. Walaupun belum memenangi seri balapan, Rossi mampu bertengger di puncak karena dua rival terdekatnya, yakni Maverick Vinales dan Marc Marquez, sama-sama sudah mencatatkan satu DNF pada musim 2017 sejauh ini.
"Valentino rutin naik podium, mengingatkan bahwa kejuaraan MotoGP dapat dimenangi dengan konsistensi," ujar Lorenzo seperti dilansir RTL.be.
"Marquez membuat kekeliruan di Argentina dan Vinales pun sudah melakukannya (di Austin). Tiga podium beruntun buat Valentino, saya memberinya ucapan selamat.
"Saya senantiasa mengatakan Rossi merupakan sebuah contoh bagus buat siapa saja. Di usia 38 tahun, ia selalu bekerja keras pantang menyerah, dan ia pun kini sedang memimpin kejuaraan," sebutnya.
(krs/din)











































