Sejak meninggalkan Yamaha dan gabung Ducati, Lorenzo masih bergulat untuk memperilhatkan penampilan terbaik. Sejauh ini pencapaian terbaiknya adalah finis di posisi sembilan yang ia catatkan di Austin lalu.
Rider Spanyol dengan tiga titel juara dunia MotoGP itu sudah mengakui bahwa mengadaptasikan gaya berkendaranya dengan motor Ducati telah membutuhkan waktu lebih lama ketimbang perkiraan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menurut pendapat saya, Lorenzo tak diragukan lagi sudah berharap mendapati Ducati yang berbeda," kata Capirossi kepada Radio 24 yang dikutip Autosport.
"Ducati adalah sebuah motor kompetitif yang punya kelemahan dan kelebihan. Dalam beberapa tahun terakhir kita sudah melihat mereka kompetitif di sejumlah sirkuit dan tidak di sirkuit lain. Di sirkuit-sirkuit tempat Ducati tak bisa unjuk gigi maka rider-nya harus melaju dengan keganasan tertentu dan Lorenzo tak memilikinya.
"Lorenzo merupakan rider yang sangat kencang, seorang rider yang amat luwes. Tapi Ducati butuh seorang rider yang liar. (Andrea) Dovizioso separuh liar, tapi tidak dengan Lorenzo," sebutnya.
(krs/mfi)










































