Jakarta -
Balapan MotoGP musim 2017 akan memasuki seri ke enam di Italia pada akhir pekan ini. Sirkuit Mugello yang menjadi tuan rumah menyimpan beberapa fakta menarik.
Mugello dalam 20 tahun terakhir menjadi tuan rumah tetap MotoGP Italia. Beberapa sirkuit lain yang pernah juga menggelar MotoGP Italia adalah Misano, Imola, dan Monza.
Berikut beberapa fakta tentang Sirkuit Mugello, seperti dikutip dari Sportskeeda:
Awalnya Merupakan Sirkuit Balap Mobil
Foto: ist.
|
Meski kini menggelar balapan MotoGP, Sirkuit Mugello pada awalnya digunakan untuk balap mobil. Race pertama yang dilangsungkan di sana adalah sebuah road race pada 1914.
Sempat tidak digunakan akibat Perang Dunia I, trek ini kembali menggelar balapan dengan total jarak 66 km. Banyak pebalap top dunia pernah merasakan melesat di lintasan ini. Salah satunya adalah seorang pemuda yang mengendarai Alfa Romeo pada tahun 1921.
Dia adalah Enzo Ferrari, yang beberapa tahun kemudian membangun sebuah perusahaan otomotif paling bergengsi di dunia: Ferrari.
Sirkuit Milik Ferrari
Foto: Ferrari
|
Sirkuit ini memiliki nama resmi Autodromo Internazionale del Mugello. Trek ini tercatat milik Scuderia Ferrari, sebuah perusahaan yang didirikan oleh Enzo pada 1929.
Ferrari membeli Mugello pada 1988 setelah pemilik sebelumnya mengalami masalah keuangan. Setelah diakuisisi, Mugello mendapat banyak perbaikan dari Ferrari, sampai kemudian dipercaya kembali jadi penyelenggara MotoGP secara rutin sejak 1994.
Ferrari menggunakan lintasan ini untuk latihan dan menguji mobil F1 mereka.
Sirkuit Favorit Pebalap
Foto: REUTERS/Hamad I Mohammed
|
Mugello merupakan salah satu sirkuit paling bersejarah di dunia otomotif. Karena itulah banyak pebalap yang menjadikannya sebagai salah satu sirkuit kesukaan mereka. Bukan cuma pebalap MotoGP, tapi juga F1, dan Moto3.
"10 lap dalam kondisi kering di Mugello.... sama dengan 1.000 lap di Abu Dhabi jika kita membicarakan kepuasan yang didapat," ucap Mark Webber beberapa tahun lalu.
"Sayanya kami tidak punya sirkuit ini di kalender F1. Ini lintasan yang luar biasa dengan ada banyak tikungan cepat," timpal Sebastian Vettel di 2014.
Rumah yang Nyaman untuk Suporter
Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images
|
Bukan cuma pebalap yang menyukai Sirkuit Mugello, karena fans juga menyukai menyaksikan balapan di sana.
Sirkuit didesain sedemikian rupa sehingga membuat penonton bisa terlibat dalam aksi-aksi di atas lintasan. Dan yang pasti, Mugello dianggap sebagai salah satu trek paling aman.
Ada bonus juga untuk penonton tuan rumah. Dalam 20 tahun terakhir paling tidak ada satu pebalap Italia bisa finis di atas podium - meski dalam dua tahun terakhir Jorge Lorenzo yang berjaya di sana.
Lintasan Dibuka untuk Publik
Foto: ist (Instagram @mugellocircuit)
|
Sirkuit Mugello terbuka bagi publik bukan hanya untuk dikunjungi. Tapi setiap orang yang memiliki kemampuan bisa saja merasakan ngebut di lintasan tersebut.
Jika berminat, Anda bisa membeli semacam tiket untuk mendapat izin melaju di sana. Tentu saja itu hanya bisa dilakukan jika lintasan sedang tidak digunakan.
Meski kini menggelar balapan MotoGP, Sirkuit Mugello pada awalnya digunakan untuk balap mobil. Race pertama yang dilangsungkan di sana adalah sebuah road race pada 1914.
Sempat tidak digunakan akibat Perang Dunia I, trek ini kembali menggelar balapan dengan total jarak 66 km. Banyak pebalap top dunia pernah merasakan melesat di lintasan ini. Salah satunya adalah seorang pemuda yang mengendarai Alfa Romeo pada tahun 1921.
Dia adalah Enzo Ferrari, yang beberapa tahun kemudian membangun sebuah perusahaan otomotif paling bergengsi di dunia: Ferrari.
Sirkuit ini memiliki nama resmi Autodromo Internazionale del Mugello. Trek ini tercatat milik Scuderia Ferrari, sebuah perusahaan yang didirikan oleh Enzo pada 1929.
Ferrari membeli Mugello pada 1988 setelah pemilik sebelumnya mengalami masalah keuangan. Setelah diakuisisi, Mugello mendapat banyak perbaikan dari Ferrari, sampai kemudian dipercaya kembali jadi penyelenggara MotoGP secara rutin sejak 1994.
Ferrari menggunakan lintasan ini untuk latihan dan menguji mobil F1 mereka.
Mugello merupakan salah satu sirkuit paling bersejarah di dunia otomotif. Karena itulah banyak pebalap yang menjadikannya sebagai salah satu sirkuit kesukaan mereka. Bukan cuma pebalap MotoGP, tapi juga F1, dan Moto3.
"10 lap dalam kondisi kering di Mugello.... sama dengan 1.000 lap di Abu Dhabi jika kita membicarakan kepuasan yang didapat," ucap Mark Webber beberapa tahun lalu.
"Sayanya kami tidak punya sirkuit ini di kalender F1. Ini lintasan yang luar biasa dengan ada banyak tikungan cepat," timpal Sebastian Vettel di 2014.
Bukan cuma pebalap yang menyukai Sirkuit Mugello, karena fans juga menyukai menyaksikan balapan di sana.
Sirkuit didesain sedemikian rupa sehingga membuat penonton bisa terlibat dalam aksi-aksi di atas lintasan. Dan yang pasti, Mugello dianggap sebagai salah satu trek paling aman.
Ada bonus juga untuk penonton tuan rumah. Dalam 20 tahun terakhir paling tidak ada satu pebalap Italia bisa finis di atas podium - meski dalam dua tahun terakhir Jorge Lorenzo yang berjaya di sana.
Sirkuit Mugello terbuka bagi publik bukan hanya untuk dikunjungi. Tapi setiap orang yang memiliki kemampuan bisa saja merasakan ngebut di lintasan tersebut.
Jika berminat, Anda bisa membeli semacam tiket untuk mendapat izin melaju di sana. Tentu saja itu hanya bisa dilakukan jika lintasan sedang tidak digunakan.
(din/mrp)