DetikSport
Minggu 18 Juni 2017, 16:13 WIB

'Sirkuit Catalunya Harus Diultimatum Terkait Kondisi Aspal Lintasan'

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
Sirkuit Catalunya Harus Diultimatum Terkait Kondisi Aspal Lintasan Sirkuit Catalunya dinilai perlu didesak untuk melakukan pengaspalan ulang. (Foto: David Ramos/Getty Images)
Barcelona - Sirkuit Catalunya disoroti banyak pebalap terkait aspal lintasannya. MotoGP diharapkan bisa mendesak dilakukannya pengaspalan ulang.

Para pebalap MotoGP mengeluhkan kondisi aspal lintasan di seri Catalunya lalu. Treknya tak punya daya cengkeram yang baik dan makin bergelombang sehingga membuat situasi menjadi lebih sulit, apalagi dengan suhu lintasan yang amat tinggi.

Sirkuit Catalunya kali terakhir mengalami pengaspalan pada 2007 silam. Rider KTM Bradley Smith menyebut sudah saatnya sirkuit Catalunya memperbarui aspal mereka, mengikuti kualitas lintasan di seri-seri lainnya.

Jika tidak, dia berharap penyelenggara bisa memikirkan tempat lain sebagai pengganti mengingat banyak yang menginginkan jadi tuan rumah MotoGP.

"Ini adalah satu-satunya trek di kalender balap yang tidak benar-benar bereaksi terhadap permintaan Komisi Keselamatan, pebalap, dan penyelenggara," kata Smith dikutip Motorsport.

"Jadi pada satu titik, Anda harus memberikan mereka ultimatum, dan saya rasa ini adalah tahun terakhir mereka bakal berada di situasi tersebut."

"Kita punya banyak orang yang ingin kami melakukan balapan di tempat-tempat baru, kami tidak harus datang ke sini. Aspal baru adalah sesuatu yang sudah kami minta selama beberapa tahun," imbuhnya.

Aleix Espargaro juga mendukung pernyataan Smith. Rider Aprilia itu menilai pembaruan aspal lintasan lebih krusial dan memberikan keamanan, ketimbang mengubah desain.

Seperti diketahui, sirkuit Catalunya mengubah sedikit desainnya menyusul kecelakaan yang membuat pebalap Moto2 Luis Salom meninggal dunia di 2016 lalu.

"Bukannya kami tak mau balapan, tapi kami tak bisa. Entah itu memakai tikungan F1 (desain baru), mereka mencopot dindingnya, atau kami kembali ke tikungan 12 (desain lama) yang biasanya dengan ruang lebih lebar, kami tak bisa balapan seperti ini. Mustahil. Ini berbahaya," kata Espargaro.

Sementara itu, seorang perwakilan sirkuit menyebut belum ada rencana untuk pengaspalan ulang sejauh ini. Sumber yang tak disebutkan namanya ini mengaku sirkuit masih akan menunggu laporan penyelenggara usai kejuaraan tuntas.

"Kami bakal perlu menunggu laporan FIM setelah Grand Prix, seperti setiap tahunnya. Lalu kami akan membuat keputusan," demikian laporan Motorsport.
(raw/mrp)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed