DetikSport
Rabu 21 Juni 2017, 16:22 WIB

Tentang (Keajaiban) Kemenangan Jack Miller di Assen 2016

Doni Wahyudi - detikSport
Tentang (Keajaiban) Kemenangan Jack Miller di Assen 2016 Jack Miller juara MotoGP Belanda musim 2016 (Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp)
FOKUS BERITA: Pesta Rossi di Assen
Jakarta - Kemenangan Jack Miller, dalam balapan yang kacau di Assen tahun lalu, adalah sebuah anomali, atau bahkan keajaiban. Tak ada yang memprediksi dia bisa juara.

Keberhasilan Miller jadi kampiun di MotoGP Belanda merupakan salah satu cerita paling menarik sekaligus tidak terduga di sepanjang musim 2016. Jujur saja, pebalap muda asal Australia itu sebelumnya sama sekali tidak punya kriteria untuk jadi juara.

Tahun 2016 merupakan musim kedua Miller di ajang MotoGP. Tapi sebelum hasil bersejarah di Assen itu dia belum pernah finis di 10 besar. Tidak satu kalipun.

Atas kemenangan di MotoGP Belanda, Miller meraih 25 poin. Padahal dalam 24 balapan sebelumnya yang dia ikuti, total poinnya tak sampai berjumlah angka 25.

[Baca Juga: Rossi Crash, Dovizioso Tergelincir, Jack Miller Juara!]

Miller juga menjadi pebalap non-factory pertama yang memenangi balapan setelah Toni Elias di musim 2006. Catatan lainnya, Miller yang ketika itu berumur 21 tahun menjadi pebalap pertama yang memenangi balapan selain Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, Marc Marquez, Dani Pedrosa atau Casey Stoner, dalam lima tahun terakhir.

Kalau Anda bertaruh ke Miller saat itu, keuntungan besar akan diraih. Dia ditempatkan pada koefisien 1:1.000.

Kemenangan Miller ketika itu banyak terbantu hal-hal non-teknis. Faktor terbesar tentu saja cuaca. Dalam balapan tersebut Yonny Hernandez, lalu Valentino Rossi dan Andrea Dovizoso, ketiganya bergantian memimpin balapan. Sampai kemudian hujan deras turun.

Bendera merah sempat dikibarkan yang memaksa balapan harus diulang. Dovizioso sempat memimpin jalannya balapan usai restart, meski kemudian tergelincir. Rossi juga sempat menjadi pebalap terdepan, tapi kemudian tergelincir juga. Ini membuat Marc Marquez memimpin jalannya balapan, sampai kemudian disalip oleh Miller.

Miller, yang tampil percaya diri, berhasil mempertahankan posisinya hingga akhirnya bisa menjuarai balapan. Ini adalah pertama kalinya bagi pebalap berusia 21 tahun itu menjadi juara sebuah balapan MotoGP.

"Begitu banyak teriakan. Saat saya melakukan wawancara pertama (usai balapan), suara saya tak lagi banyak. Saya tahu saya akan menangis pada momen itu," kenang Miller dikutip dari redbull.com.
(din/raw)

FOKUS BERITA: Pesta Rossi di Assen
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed