Tahun ini Lorenzo merasakan pengalaman pertamanya di kelas primer. Jika selama sembilan musim sebelumnya ia berkiprah untuk tim pabrikan Yamaha, kali ini juara dunia MotoGP tiga kali itu membela tim pabrikan Ducati.
Di atas motor Desmosedici, performa Lorenzo sejauh ini terbilang belum memuaskan. Hasil-hasilnya fluktuatif; Lorenzo pernah finis ketiga di Jerez tapi di Assen menyudahi balapan di posisi 15.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Motornya punya banyak potensi dan jika Anda tahu bagaimana mengendarai motornya, kalau Anda memiliki gaya berkendara yang berbeda maka Anda bisa sangat kompetitif. Saat ini buat saya masih sulit," ucap Lorenzo seperti diwartakan Crash.net.
"Saya bisa bertarung mengejar podium di sirkuit-sirkuit yang bagus buat saya. Di tempat lain saya bisa ada di posisi lebih ke belakang. Tapi saya yakin jika motornya bisa lebih baik di tikungan maka saya akan lebih kompetitif di seluruh sirkuit," sebutnya.
Daya saing Desmosedici tahun ini setidaknya bisa terindikasi dari keberhasilan Andrea Dovizioso, rekan setim Lorenzo, menempati posisi tiga papan klasemen sementara setelah di antaranya meraih dua kemenangan.
Lorenzo sendiri saat ini berada di posisi sembilan klasemen pebalap dengan raihan poin yang ketinggalan nyaris separuh dari Dovizioso. Masih ada sembilan seri balapan lain yang menanti Lorenzo di paruh kedua musim ini.
(krs/nds)










































