DetikSport
Rabu 05 Juli 2017, 05:03 WIB

Kritik Keras untuk Andrea Iannone

Okdwitya Karina Sari - detikSport
Kritik Keras untuk Andrea Iannone Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images
Jakarta - Rider Suzuki Andrea Iannone tampil buruk di paruh pertama musim. Eks pebalap Suzuki Kevin Schwantz mengkritik Iannone yang dianggapnya terlalu banyak mengeluh.

Iannone bergabung Suzuki di musim ini setelah menghabiskan dua musim bersama Ducati di mana dia mencatatkan satu-satunya kemenangan di kelas premier. Namun, bersama pabrikan Jepang ini Iannone belum mampu memenuhi ekspektasi.

Dari sembilan balapan yang telah dilewati, Iannone sudah tiga kali jatuh dan gagal finis. Pencapaian terbaik rider Italia itupun hanya finis ketujuh di Austin, serta dua kali finis di luar zona angka.

Alhasil, Iannone kini terpuruk di peringkat 16 klasemen dengan hanya mengoleksi 28 poin. Di tengah periode sulit ini, Iannone disebut-sebut akan hengkang untuk bergabung Aprilia di musim depan tapi dibantah.

[Baca Juga: Iannone Bantah Akan Tinggalkan Suzuki]

Schwantz menghabiskan kariernya di level tertinggi dengan Suzuki yang puncaknya menjuarai kelas 500cc pada 1993. Pria asal Amerika Serikat itu ingin supaya Iannone fokus pada pekerjaannya.

"Saya akan gembira mengatakan kepada dia apa yang kita semua lihat, apa yang semua orang lihat, dan apa yang semua orang pikirkan. Dia mungkin tidak akan senang dengan apa yang dia dengar," kata Schwantz di Autosport.

"Saya berbicara kepada dia di Austin dan dia bilang dia hanya tidak mempercayainya karena motornya tidak mau berhenti, tidak mau start, dan sulit berbelok. Tidak terdengar bagus-bagus amat, tapi dia lumayan di ujicoba."

"Di Qatar, dia berduel dengan seseorang (Marc Marquez) di tengah-tengah tikungan, kemampuan berbelok motornya cukup bagus di sana. Dia cuma butuh untuk diminta meneruskan pekerjaannya, meskipun itu adalah pekerjaan yang sulit."

"Gampang bagi dia duduk di kursinya dan melihat motor-motor Ducati tampil bagus seperti saat ini dan bilang 'woah, aku mestinya masih ada di sana'. Jangan lupa, mereka memecat dia, mereka mengusir dia! Anda tidak punya kesempatan itu lagi. Jadi manfaatkan apa yang Anda punya sekarang!" cetus pria 53 tahun ini.



(rin/raw)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed