Honda: Ban Berperan Besar Bikin Persaingan MotoGP Lebih Seimbang

Honda: Ban Berperan Besar Bikin Persaingan MotoGP Lebih Seimbang

Rifqi Ardita Widianto - Sport
Rabu, 19 Jul 2017 08:17 WIB
Honda: Ban Berperan Besar Bikin Persaingan MotoGP Lebih Seimbang
Foto: AFP/ROBERT MICHAEL
Asaka - Persaingan MotoGP 2017 berlangsung ketat sejauh ini. Repsol Honda mengakui kejuaraan memang tak bisa diprediksi sampai separuh perjalanan ini.

Ketatnya persaingan gelar MotoGP musim ini bisa terlihat dari jarak empat pebalap teratas yang amat rapat. Saat ini rider Repsol Honda Marc Marquez memimpin dengan nilai 129 poin.

Di belakangnya berturut-turut adalah Maverick Vinales (124), Andrea Dovizioso (123), dan Valentino Rossi (119). Dengan kata lain, jarak antara Marquez dengan Rossi saat ini hanya 10 angka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Itu belum mempertimbangkan Dani Pedrosa di posisi empat yang punya nilai 103, yang sudah menunjukkan potensi memenangi balapan. Pedrosa adalah satu dari lima pebalap yang sudah mencatatkan kemenangan di musim ini.

"Ini musim yang aneh, hasil-hasilnya sudah naik-turun untuk semua orang. Yamaha kepayahan di sirkuit tertentu, kami di sirkuit lainnya," kata Kepala Tim Respol Honda Livio Suppo.

"Setelah tes musim dingin, Vinales tampak punya sesuatu yang lebih dibandingkan yang lainnya. Tapi dia juga sudah kerepotan di sejumlah kesempatan. Saya akan bilang ini adalah kejuaraan yang sangat seimbang," imbuhnya seperti dikutip GPOne.

Ban sejauh ini jadi tantangan terbesar para pebalap. Ada yang kesulitan dengan suhu tinggi lintasan, ada pula yang kesulitan mendapatkan daya cengkeram bagus, sisanya dengan masalah-masalah lainnya. Suppo mengakui itu.

"Ban memegang peran fundamental, tapi untuk para penggemar ini adalah kejuaraan yang lebih menarik dengan berkurangnya hal-hal yang pasti," sambungnya.

"Beberapa bulan lalu tampaknya akan jadi pertarungan antara Maverick dan Marc, tapi menyenangkan bisa melihat Dovizioso menang dua kali dan para debutan seperti Zarco dan Folger tampil begitu tangguh," tandasnya. (raw/mfi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads