detiksport
Follow detikSport Linkedin share
Selasa, 28 Nov 2017 07:29 WIB

Honda dan Yamaha Tepis Rumor Minati Dovizioso

Okdwitya Karina Sari - detikSport
Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images
Jakarta - Rider Ducati Andrea Dovizioso sensasional di musim 2017. Akan tetapi, bukan berarti Honda dan Yamaha lantas berminat merekrut Dovizioso untuk musim 2019.

Pebalap Italia itu mematahkan prediksi. Dovizioso mampu menjadi pesaing utama Marc Marquez dalam perebutan gelar juara dunia, alih-alih duo Yamaha Valentino Rossi dan Maverick Vinales.

Dovizioso membukukan enam kemenangan di sepanjang tahun ini, sama dengan Marquez yang tampil sebagai juara. Di klasemen akhir, Dovizioso finis kedua dengan selisih 27 poin dari pebalap Spanyol itu.

Sukses itu diyakini akan membuat Dovizioso menjadi salah satu pemain utama dalam bursa pebalap dua tahun lagi. Saat itu 12 pebalap tim pabrikan akan memasuki masa pembaruan kontrak setelah 2018.

"Memang bukan rahasia kalau tahuun lalu, ketika ada kemungkinan Dani (Pedrosa) pergi, kami pernah berbicara dengan Dovi," ungkap mantan tim principal Honda Livio Suppo di Autosport. "Kami menyukai Dovi, kami tahu betul nilai-nilai dia, kami tahu bahwa dia adalah seorang pebalap yang bagus."

"Terus terang, semua orang di paddock tidak mengira dia akan begitu sukses di musim ini, dan kami semua gembir auntuk dia. Saat (tahun lalu) kami memang bicara dengan dia, tapi musim depan semua tim punya para pebalap dalam ikatan kontrak. Jadi tidak perlu untuk dibicarakan lagi."

Sementara itu bos Yamaha Lin Jarvis justru menilai Dovizioso lebih baik tetap di Ducati. Menurut dia, kepindahan terlalu berisiko bagi Dovizioso.

"Rumor-rumor itu benar-benar tidak ada kebenarannya," ucap Jarvis. "Tapi saya punya respek yang besar untuk Andrea. Anda menuai apa yang Anda tanam, dan dalam kasus Andrea itu bukanlah sebuah kebetulan. Sukses dia datang bekat komitmen selama lima tahun."

"Dia sudah tumbuh bersama motor Ducati dan tahun ini Dovi meraup sukses besar dan menjalani sebuah musim yang fenomenal."

"Memandang dari sisi dia, saya percaya hal terbaik untuk dia adalah tetap di Ducati," simpul Jarvis. (rin/mfi)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed