Dalam kariernya di kejuaraan dunia balap motor grand prix, Elias pernah tampil di sejumlah kelas. Pada 2010, saat tidak tampil di kelas MotoGP, ia bahkan menjadi kampiun pertama format Moto2.
Kiprahnya tersebut membuat Elias, kini 34 tahun, sudah bersaing dengan sejumlah rider top. Dan yang paling jempolan menurutnya adalah Rossi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di atas motor, Valentino sudah tahu gerakan apa saja yang perlu dilakukan, khususnya di putaran akhir balapan. Untuk bisa mengalahkan Rossi, Anda harus menyerang sejak start sampai finis, tanpa memberinya waktu untuk berpikir," ucapnya.
Elias pun pernah bersaing dengan Marquez. Ia pun ditanya apakah Marquez sudah menjadi "Rossi baru".
"Marquez memang seperti Rossi. Marc mempelajari setiap gerakan Valentino dalam kariernya, mengombinasikannya dengan apa yang sudah ia pelajari itu dengan DNA-nya sendiri sebagai pemenang, lalu mengalahkannnya beberapa kali," ujar Elias.
"Perbedaan antara Marquez dengan Rossi adalah usia: nama pertama masih 24 tahun dan nama kedua 38 tahun. Terkait itu, dan sulitnya tetap kompetitif, perbedaan 14 tahun ini memperlihatkan betapa bagusnya Rossi."
"Memang benar bahwa pada awalnya Valentino kesal melihat Marquez melakukan hal yang sama dengannya karena ia (Marquez) saat itu merupakan rider pendatang baru yang dulu mempelajari dirinya, mengambil alih posisi dari seorang juara kawakan," tuturnya.
(krs/cas)











































