Marquez tampil sebagai kampiun pada tahun ini, kendatipun perjalanan tersebut tidak dilewatinya dengan mulus. Selain persaingan dari rider lain, pebalap Repsol Honda itu pun tercatat sampai jatuh 27 kali sepanjang musim.
"Keberhasilan meraih titel tidaklah mudah. Saya menggeber di setiap sesi. Saya terus-menerus ambil risiko sepanjang musim, bahkan sedari FP1," kata Marquez seperti dikutip Speedweek.com.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sehubungan dengan itu Marquez pun menyebut ada hal-hal yang sudah ia pelajari dari Dovizioso setelah keduanya bersaing sengit dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2017.
"Ia merupakan lawan luar biasa dan pria yang juga menyenangkan. Saya punya hubungan yang sangat baik dengannya. Saya belajar banyak dari Andrea. Terutama aspek mental, dalam hal menghadapi akhir pekan balapan," ujar Marquez.
"Ia sudah memperlihatkan bahwa Anda harus memahami seluruh aspek yang terlibat dan mengesampingkan hal-hal lainnya. Itu sesuatu yang tidak bisa begitu saja dilakukan oleh kebanyakan orang."
"Ia merupakan salah satu yang terbaik, atau bahkan yang paling bagus, dalam hal pegang kendali," tuturnya memuji.
(krs/mrp)











































