Rider Ducati tersebut tampil sebagai rival terkuat Marc Marquez dalam perebutan gelar juara dunia kelas primer tahun ini. Keduanya bersaing sampai seri balapan terakhir di Valencia.
Sepanjang musim Dovi bahkan tercatat mampu menyamai jumlah kemenangan Marquez, enam, walaupun secara poin mesti mengakui keunggulan si rider Repsol Honda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pikir hal itu cuma memberi dampak positif karena kami memang merasa mampu," ucap Dovi di Crash.net, menanggapi bertambahnya ekspektasi saat ini.
"Selain itu, tidak akan ada banyak hal yang berbeda tahun depan karena tak banyak juga yang berubah dari tim, rider, dan peraturannya. Jadi saya pikir kami bisa memulai musim depan dengan cara yang sangat mirip seperti ketika kami mengakhiri 2017."
"Jadi saya pikir para pesaing sekarang akan melihat kami dengan cara yang sedikit berbeda dibandingkan dengan di awal tahun ini," tuturnya.
(krs/mfi)










































