Nama Ronaldo muncul ketika sedang Lorenzo, dalam wawancaranya dengan Speedweek.com, sedang membahas soal para pengkritik. Di hadapan para pengkritik itulah Lorenzo merasa punya kesamaan dengan Ronaldo.
"Orang-orang ini (para pengkritik) senantiasa berusaha menjelek-jelekkan dan melemahkan kepercayaan diri. Terutama jika Anda tangguh dan penuh percaya diri. Kritikan macam ini juga terkait rasa iri. Itu terjadi dalam olahraga-olahraga lainnya," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cristiano Ronaldo (Foto: Javier Barbancho/Reuters) |
"Sebagai contoh, dengan Cristiano Ronaldo. Ia tidak melakukan hal buruk apa pun, ia cuma penuh rasa percaya diri dan tidak segan memperlihatkan hal tersebut. Orang-orang tidak menyukainya. Hal itu pun sama terhadap diri saya. Saya tidak berbuat buruk kepada siapa-siapa, tapi saya punya kepercayaan diri dan memperlihatkan hal tersebut tanpa rasa takut. Orang-orang tak suka itu."
"Buat saya, orang-orang yang mendukung saya melakukannya dengan intensif. Yang tidak suka sebaliknya benar-benar menjauhi saya. Mereka melihat saya sebagai ancaman. Para pengkritik terintimidasi oleh kemampuan saya," tuturnya.
(krs/rin)












































Cristiano Ronaldo (Foto: Javier Barbancho/Reuters)