Debut Dovi di seri balapan Grand Prix dimulai pada 2001. Di Mugello ketika itu, dia hanya jadi pebalap pengganti dan gagal menuntaskan balapan.
Itu jadi satu-satunya penampilan Dovi di musim 2011 karena Aprilia tak memberinya lagi kesempatan turun ke trek.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dovi berlaga di kelas 125cc hingga musim 2004. Dia melanjutkan kariernya ke 250cc mulai 2005 sampai 2007, masih bersama Honda. Saat naik kelas ke MotoGP di 2008, rider asal Italia itu masih menunggangi Honda.
Kebersamaan Dovi dengan pabrikan asal Jepang itu baru putus di 2013, saat dia menerima pinangan Ducati. Ducati masih terus ditunggangi Dovi sampai musim 2017 lalu.
Di sepanjang perjalanan kariernya pada balapan Grand Prix, Dovi ternyata sama sekali tidak pernah absen. Dia tidak pernah mengalami sakit, atau cedera yang umum diderita pebalap yang membuatnya terhalang turun ke lintasan.
Marca menyebut Dovi sudah menjalani 275 balapan secara beruntun.
Salah satu kunci Dovi meraih catatan gemilang tersebut adalah karena Dovi paham batas-batas yang dipunya dirinya di atas motor dan tidak mencoba melampaui batasan tersebut.
Tapi bukan berarti Dovi tidak pernah mengalami kecelakaan. Di tahun 2008 dia empat kali mengalami crash, empat kali di 2009, lima kali di 2010, empat di 2011, lima di 2012, tiga di 2013, empat di 2014, enam kali di 2015, 2016 dan 2017, dan tujuh kali jatuh di musim lalu.
Faktanya, Dovi malah tidak pernah mengalami cedera serius. Berbeda dengan rider-rider lain yang berulang kali masuk ruang perawatan.
(din/raw)











































