DetikSport
Kamis 18 Januari 2018, 18:09 WIB

Ducati Yakin Persaingan Dovi dan Lorenzo Takkan Berbuntut Konflik

Kris Fathoni W - detikSport
Ducati Yakin Persaingan Dovi dan Lorenzo Takkan Berbuntut Konflik Andrea Dovizioso dan Jorge Lorenzo (Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Bologna - Andrea Dovizioso dan Jorge Lorenzo sama-sama punya target tinggi di MotoGP 2018. Tapi Ducati yakin itu takkan berbuntut pada konflik di antara kedua pebalapnya.

Pada saat presentasi motor Ducati untuk MotoGP 2018, Dovizioso dan Lorenzo kompak menuturkan tekadnya untuk bisa terlibat dalam persaingan berebut gelar juara dunia kelas primer tahun ini.

Pun demikian, Direktur Olahraga Ducati Paolo Ciabatti menegaskan keyakinan persaingan itu takkan sampai melahirkan konflik di antara Dovi dan Lorenzo. Ia membandingkan dengan hubungan Andrea Iannone dan Dovi pada masa lalu di Ducati.

"Saya pikir situasi Iannone-Dovizioso cukup berbeda karena karakter Iannone yang berbeda dengan karakter Jorge," kata Ciabatti seperti dikutip Crash.net.

"Kami sangat menyukai Andrea Iannone. Ketika datang ke tim, ia tiba seperti hendak menantang rider lain, yang dengan cepat menimbulkan friksi. Kini dengan Jorge dan Dovi, mereka sudah mengenal lebih baik karena sudah bertahun-tahun bersama di MotoGP. Mereka saling menghormati."

"Tentu saja mereka ingin saling mengalahkan, tapi ini wajar. Untuk seorang rider, lawan terberat senantiasa rekan satu timnya sendiri," ucapnya.

Oleh karena itulah Ciabatti menegaskan dirinya sama sekali tidak risau dengan potensi adanya ketengangan di antara Lorenzo dengan Dovizoso. Ia menilai keduanya punya rasa saling hormat kendatipun bakal bersaing ketat.

"Mereka tak suka melakukan hal-hal gila di lintasan. Ketika rider saling menghormati, itu dikarenakan bagaimana persepsi mereka satu sama lain selama bertahun-tahun. (Itu mengapa) saya pikir tugas sudah 90% beres," katanya.

"Kita tidak hidup di dunia yang ideal. Mungkin akan ada momen-momen tertentu, sebagaimana beberapa kali tahun lalu, tapi tidak sulit buat kami duduk bersama untuk langsung berusaha mengurai benang kusutnya, memberi mereka membeberkan alasan jika ada kesalahpahaman sehingga hal itu tidak tumbuh ke level lebih buruk," ujar Ciabatti.



(krs/cas)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed