Praktis cuma Marquez, Dovi, dan Vinales yang bisa bersaing di papan atas setidaknya sampai menjelang seri-seri akhir MotoGp 2017. Valentino Rossi yang sempat melejit di awal musim juga keteteran karena faktor cedera yang didapatnya.
Vinales yang meraih tiga kemenangan di paruh pertama sempat bersaing sebelum akhirnya tertinggal dari Marquez serta Dovi yang bertarung hingga akhir musim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan musim 2018 akan berlangsung akhir Maret mendatang, publik mulai menimbang-nimbang siapa yang bakal jadi kandidat kuat juara. Tiga nama yang sudah disebut di atas tentu masih jadi yang terdepan.
Ketika ditanya soal siapa pesaing terkuatnya musim depan, Vinales tak cuma menyebut Marquez atau Dovi, tapi juga rekan setimnya di Movistar Yamaha, Valentino Rossi, serta Dani Pedrosa.
Setelah Vinales, Pedrosa adalah pebalap dengan jumlah kemenangan terbanyak keempat yakni dua lalu disusul Rossi dengan satu kemenangan.
"Saya rasa ada lima-enam pebalap yang bakal jadi pesaing tersulit, seperti rekan setim saya Valentino (dia selalu sulit dilawan), Dani (Pedrosa), Jorge (Lorenzo), Marc (Marquez), dan Dovi (Dovizioso). Itu adalah rival-rival utama saya," tutur Vinales dalam wawancara dengan detikSport di Four Seasons Hotel, Jumat (26/1/2018) siang WIB.
"Jadi kita lihat saja dulu. Sebab menurut saya setiap pebalap makin tangguh dari musim ke musim dan juga level persaingan. Kita lihat saja apakah musim in kami bisa mencapai target dan bertarung di setiap balapannya," sambung Vinales.
(mrp/cas)











































