Jelang MotoGP Belanda
Gibernau: Sirkuit Assen Unik
Kamis, 23 Jun 2005 05:57 WIB
Jakarta - Para pembalap memerlukan konsentrasi tinggi saat berlaga di MotoGP Belanda, Sabtu (25/6/2005) nanti. Sete Gibernau pun mengakui bahwa Assen merupakan sirkuit yang unik. Sirkuit Assen ini memang mendapatkan tempat tersendiri dari para pembalap. Selain sering disebut 'University of motorcycle racing', sirkuit Assen ini juga dijuluki 'The Cathedral'.Pasalnya, bukan hanya dukungan motor, para pembalap juga dituntut untuk berkonsentrasi penuh memperkirakan jarak, kecepatan dan mengenal karakteristik guna melewati setiap lap di sirkuit Assen itu. Gibernau pun mengakui keunikan sirkuit Assen. "Assen adalah paling cepat dan paling memerlukan teknik di kompetisi ini," ungkap pembalap Spanyol ini seperti dilansir Eurosport. "Pembalap harus berkonsentrasi tinggi. Karena hanya satu gangguan kecil maka harus dibayar mahal. Trek tidak memiliki jalur lurus yang panjang namun tikungan dan variasi sangat cepat," ujarnya."Trek dibuat mengikuti poin berbeda, yang paling penting tidak membuat kesalahan. Jika salah di satu tikungan maka akan hilang keseimbangan di tikungan-tikungan selanjutnya," kata Gibernau.Pada saat lomba Sabtu nanti, Assen juga akan merayakan 75 tahun sejak diresmikan. Selain itu, Assen mendapat kado istimewa yakni kontrak menggelar MotoGP selama 10 tahun.Tahun lalu sirkuit ini telah diperpendek 30 meter. Tentu saja perubahan tersebut membuka peluang bagi pembalap untuk menorehkan catatan rekor lap baru namun itu kalau faktor cuaca mendukung.Sementara bagi Gibernau, lomba kali ini kembali menjadi kesempatan baginya mengalahkan pimpinan klasemen, Valentino Rossi. Tahun lalu pembalap Spanyol ini berada di podium kedua setelah dikalahkan Rossi. (key/)











































