DetikSport
Jumat 16 Maret 2018, 02:24 WIB

Karena Rossi Tak Mau Seperti Schumacher

Okdwitya Karina Sari - detikSport
Karena Rossi Tak Mau Seperti Schumacher Valentino Rossi mengungkapkan alasannya memperpanjang kontrak dengan Yamaha. (Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Losail - Valentino Rossi baru saja memperpanjang kontraknya dengan Yamaha. Pasalnya, Rossi tidak ingin seperti legenda F1 Michael Schumacher, yang akhirnya comeback.

Dengan kontrak itu, Rossi akan terus membalap sampai usianya mencapai 41 tahun. Masa depan pebalap Italia itu kini sudah jelas setelah cukup lama dispekulasikan.

Rossi mengungkapkan keputusannya tersebut. Pemilik sembilan titel juara dunia itu tidak menampik risiko bahwa daya saingnya mungkin akan menurun, tapi Rossi lebih khawatir kalau pensiun terlalu cepat.


Seperti yang dilakukan Schumacher. Mantap pebalap asal Jerman itu pensiun di 2006 usai finis kedua di musim terakhirnya. Namun, empat tahun kemudian, Schumacher comeback, sampai akhirnya gantung helm lagi di 2012.

Hal serupa dilakukan bekas musuh Rossi, Max Biaggi, ketika pensiun dari WSBK di 2012 tapi comeback tiga tahun berikutnya, dan Troy Bayliss. Rossi tidak ingin menyesali keputusannya andai pensiun nanti.

"Aku sudah melihat ada banyak rider hebat, juga driver, berhenti di puncak karier seperti Schumacher, juga Biaggi atau Troy Bayliss," kata Rossi, sebagaimana diwartakan Autosport.

"Schumacher dan Bayliss kembali ke lintasan [setelah pensiun]. Jadi, aku memutuskan aku akan balapan sampai akhir. Aku tidak ingin memikirkan di masa depan 'mungkin aku masih bisa membalap dua musim lagi'.

"Memang bisa berisiko [kurang kompetitif], iya. Tapi kalau aku mengikuti ini [logika], aku akan sudah berhenti pada enam, tujuh atau delapan tahun yang lalu."


Pada awalnya, Rossi sempat disebut-sebut akan menambah kontraknya hanya setahun. "Ya, kami juga berbicara tentang setahun demi setahun [kontrak] dengan Yamaha, tapi Anda selalu memikirkan tentang dua [tahun]."

"Juga untuk keseimbangan dengan kontrak dari pebalap-pebalap lain. Kalau Anda memperpanjang kontrak Anda, maka Anda harus bisa membalap untuk dua tahun dan tetap bersaing dengan pebalap-pebalap top lainnya," tutup Rossi.




(rin/raw)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed