detiksport
Follow detikSport Linkedin share
Senin, 19 Mar 2018 05:12 WIB

Lagi-lagi Zarco Gagal

Yanu Arifin - detikSport
Johann Zarco (kanan) saat memimpin race di MotoGP Qatar, Minggu (18/3/2018). Zarco akhirnya finis di peringkat delapan karena masalah teknis. (Foto: Ibraheem Al Omari/Reuters) Johann Zarco (kanan) saat memimpin race di MotoGP Qatar, Minggu (18/3/2018). Zarco akhirnya finis di peringkat delapan karena masalah teknis. (Foto: Ibraheem Al Omari/Reuters)
Doha - Johan Zarco lagi-lagi gagal juara di MotoGP Qatar. Setelah musim lalu crash, kini Zarco hanya finis kedelapan meski memimpin di sebagian besar jalannya balapan.

Dalam seri perdana MotoGP 2018 di Qatar, Zarco memulai dari pole position. Pebalap Monster Yamaha Tech3 itu bahkan langsung melesat dalam balapan di Sirkuit Losail, Minggu (18/3/2018).

Zarco bisa memimpin jalannya balapan hingga lap ke-17. Ketika itu, ia bisa mengungguli pebalap Ducati Andrea Dovizioso, Marc Marquez (Repsol Honda), dan Valentino Rossi (Movistar Yamaha).

Sampai kemudian di lap ke-18, Zarco tak kuasa membending laju Dovizioso. Ia tersalip, kemudian secara beruntun juga dilewati Marquez serta Rossi.

Di sisa lap, Zarco terus melorot. Akhirnya ia pun finis di posisi delapan, setelah dilewati Cal Crutchlow (LCR Honda), Danilo Petrucci (Pramac Ducati), Maverick Vinales (Movistar Yamaha), serta Dani Pedrosa (Repsol Honda).


Bagi Zarco, kekalahan ini menjadi kegagalan keduanya di Qatar meski bisa memimpin race. Tahun lalu, ia juga gagal menang meski bisa memimpin balapan karena crash di lap ketujuh.

Seusai balapan, rider yang dirumorkan bakal bergabung ke tim Honda itu tak mau bersedih hati. Zarco mengaku puas lantaran kali ini kalah karena masalah teknis.

"Saya harus merasa bahagia. Saya senang bisa memimpin balapan, yang cukup terkendali, [meski saya] tidak cukup cepat untuk melesat. Saya menunggu lawan akan menyalip saya dan mulai bertarung, tapi saya bisa tetap di depan," kata Zarco seperti dilansir Autosport.

"Tapi setelah delapan atau sembilan lap, saya merasa aneh. Saya khawatir dan berpikir mereka akan memiliki masalah yang sama. Dan kemudian lima lap jelang balapan berakhir, saat masalah dengan ban depan semakin memburuk, mereka menyalip saya, saya tidak bisa melawannya karena saya terlalu banyak tergelincir."


"Jika saya tetap memacu motor sembari sliding, saya bisa saja terjatuh. Jadi saya harus tenang dan berusaha mempertahankan posisi saya, tapi kecepatan saya melambat terlalu banyak.

"Saya selesai di posisi delapan dengan masalah teknis, saya rasa saya bisa senang soal itu. Saya menikmati sempat memimpin balapan. Bila semua kondisi bagus dalam balapan, saya akan berjuang untuk meraih kemenangan," ia menegaskan.

(yna/raw)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed