ADVERTISEMENT

MotoGP Melaju ke Seri Kedua di Argentina

Kris Fathoni W - Sport
Selasa, 03 Apr 2018 14:21 WIB
MotoGP Argentina 2017 (Foto: AFP PHOTO / JUAN MABROMATA)
Jakarta - Setelah seri pembuka di Qatar, balapan MotoGP 2018 kini melaju ke seri balapan kedua di Argentina. Bagaimana potensi persaingan di sana?

MotoGP 2018 dibuka persis seperti ketika musim 2017 berakhir: Marc Marquez (Repsol Honda) bersaing sengit dengan Andrea Dovizioso (Ducati) dalam memperebutkan podium dan kemenangan.

Dovi, runner-up MotoGP 2017, berhasil mengungguli Marquez sang juara bertahan dalam balapan pertama musim ini di Losail, Qatar. Podium terakhir dalam balapan itu ditempati oleh Valentino Rossi (Movistar Yamaha).


Tiga nama tersebut mesti kembali sangat diperhitungkan dalam balapan di sirkuit Autodromo Termas de Rio Hondo pada seri kedua MotoGP 2018 di akhir pekan. Apalagi dua sosok di antaranya tak asing dengan podium teratas di sana.

Sejak kejuaraan dunia balap motor grand prix kembali ke Argentina, Termas de Rio Hondo sudah empat kali menghajat balapan. Hasilnya Marquez menang dua kali (2014, 2016), Rossi sekali (2015), dan satu balapan lain (2017) direbut Maverick Vinales (Movistar Yamaha).

Sementara jika memperhitungkan podium teratas di kelas lain, balapan MotoGP Argentina kali ini akan memunculkan enam rider yang sudah pernah meraih kemenangan dalam balapan tersebut.

Itu tak lepas dari keberhasilan Esteve "Tito" Rabat (Reale Avintia Racing), Johann Zarco (Monster Yamaha Tech 3), dan Franco Morbidelli (EG 0,0 Marc VDS) yang sudah pernah naik podium teratas Termas de Rio Hondo di kelas Moto2: Rabat menang tahun 2014, Zarco dua musim beruntun pada 2015 dan 2016, sedangkan Morbidelli selaku rookie MotoGP musim ini menang tahun lalu.

Satu hal yang juga patut jadi perhatian adalah betapa Marquez rutin merebut posisi pole dalam empat balapan kelas primer di Termas de Rio Hondo. Menariknya, dua kali ia gagal finis (dan menang) adalah sama-sama dikarenakan jatuh di lintasan.


Patut ditunggu pula bagaimana aksi Dovizioso di Termas de Rio Hondo yang sejauh ini tidak bersahabat dengannya. Dari empat balapan, pencapaian terbaiknya "cuma" sekali finis kedua. Sisanya, Dovi finis di posisi kesembilan, ke-13, dan sekali crash.

Kans Rossi kembali naik podium juga cukup terbuka, setidaknya jika menilik kecenderungannya di Termas de Rio Hondo. Setelah finis keempat di musim 2014, Rossi rutin naik podium dalam tiga kesempatan terakhir di sana (satu kemenangan dan dua runner-up).

Sementara rekan setimnya, Vinales, juga harus diperhitungkan mengingat dirinya mampu memenangi balapan tahun lalu. Setelah cuma finis keenam di Losail, ia sudah pasti ingin buru-buru melesat ke depan agar tidak semakin ketinggalan dalam persaingan.

(krs/fem)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT