Vinales sempat kesulitan menemukan setelan yang pas selama empat bulan tes pramusim. Bahkan di seri pembuka Qatar lalu, rider Movistar Yamaha ini belum bisa kompetitif di sesi-sesi latihan.
Dia cuma berada di posisi 11 pada sesi pertama dan kedua, lalu melorot ke urutan 20 di sesi ketiga. Baru di sesi keempat, rekan setim Valentino Rossi itu memperbaiki laju dan finis keenam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, masih ada sejumlah sektor yang perlu dibenahi termasuk akselerasi. Namun perkembangan di Qatar cukup untuk membuatnya lebih optimistis menatap balapan di Termas de Rio Hondo, Minggu (8/4/2018) nanti.
Baca juga: Rossi Prediksikan Balapan Akan Ketat |
"Rasa kliknya muncul di FP4 waktu itu. Saya mengambil per yang lebih keras, karena saya mengerem cukup lambat. Saya merasa nyaman dengan hal itu. Kita akan lihat, kami harus terus mencoba," ungkap Vinales.
"Tapi yang saya rasakan adalah, sepanjang tes, saya tak pernah merasakan kepercayaan diri yang sama dan punya kepercayaan diri yang cukup seperti yang saya rasakan di balapan waktu itu. Jadi kami harus terus berupaya dari latihan ke latihan, mencoba menemukan setelan yang lebih nyaman."
Baca juga: Optimisme Vinales di Rio Hondo |
"Meski demikian, Argentina ini trek yang bagus. Saya selalu punya perasaan positif di sini, jadi saya tak sabar untuk memulai. Saya akan mencoba untuk tampil tangguh dan setidaknya di level yang sama dengan musim lalu, yang mana seharusnya bagus untuk mencoba merebut kemenangan."
"Pemilihan ban akan sangat-sangat penting. Kami harus pintar dan melakukannya dengan baik. Dengan perasaan yang saya punya di Qatar lalu, saya sekarang lebih pede," imbuhnya dikutip Crash. (raw/fem)











































