detiksport
Follow detikSport Linkedin share
Senin, 09 Apr 2018 11:00 WIB

Rossi Sebut Marquez Sudah Sembrono Sejak Latihan Hari Pertama

Femi Diah - detikSport
Valentino Rossi emosi terhadap Marc Marquez. (Mirco Lazzari gp/Getty Images) Valentino Rossi emosi terhadap Marc Marquez. (Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Termas de Rio Hondo - Valentino Rossi menyebut Marc Marquez sudah membuat rencana matang untuk menjatuhkannya saat balapan MotoGP Argentina. Tanda-tanda itu ditunjukkan sejak hari Jumat.

Rossi dijatuhkan Marquez saat balapan di sirkuit Termas de Rio Hondo, Senin (9/4/2018) dini hari WIB menyisakan empat lap. Kedua pebalap berebut posisi keenam.

Saat itu, Marquez mencoba untuk melewati Rossi di Turn 13 dari sisi dalam, tapi menyenggol Rossi sampai melebar ke area rumput. Rossi pun terjatuh.





[Baca Juga: Crutchlow Juara, Marquez Tiga Kali Penalti]

Rossi masih sanggup menyelesaikan balapan. Dia finis di urutan ke-19. Marquez finis di urutan kelima dihukum penalti 30 detik hingga membuatnya finis peringkat ke-18.

Rossi marah usai balapan. Dia menemukan indikasi Marquez sudah sembrono sejak sesi latihan bebas.

[Baca Juga: Cerita Marquez Nyaris Jatuh di Pit Lane]

"Jika kalian memerhatikan apa yang terjadi pekan ini, satu demi satu, bisa menimpa semua orang. Kalian bisa membuat kesalahan saat mendahului, kalian bisa menyenggol pebalap lain, itu bisa terjadi, ini kan balapan," kata Rossi seperti dikutip Crash.

"Tapi, sejak Jumat pagi, dia melakukan hal serupa terhadap Mavercik Vinales, Andrea Dovizioso. Dia juga melakukannya kepada saya pada Sabtu pagi dan saat balapan ketika dia melewati empat pebalap. Dia melakukannya dengan sengaja," ujar Rossi.

"Dia tahu dia tak akan mengalami crash, tapi lawan yang jatuh. Dia berharap kalian yang terjatuh. Jadi, kalau kalian mulai memainkan ini, kalian memasuki level yang sangat berbahaya," tutur dia. (fem/nds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed