DetikSport
Selasa 10 April 2018, 12:34 WIB

Serangan-serangan Rossi dan Pembelaan Diri Marquez

Doni Wahyudi - detikSport
Serangan-serangan Rossi dan Pembelaan Diri Marquez Valentino Rossi mengeluarkan komentar keras terkait insiden di MotoGP Argentina, sementara Marc Marquez membela diri (Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Jakarta - Hubungan Valentino Rossi dan Marc Marquez turun ke level paling rendah. The Doctor mengeluarkan banyak pernyataan keras, sementara si baby Alien bersikukuh membela diri.

Rossi gagal meraih poin pada balapan di Argentina, Senin (9/4/2018) dinihari kemarin. Dia hanya bisa menuntaskan race di posisi 19 setelah sempat terjatuh akibat bersenggolan dengan Marquez.

Insiden senggolan itu berbuntut sangat panjang. Rossi menilai Marquez sengaja melakukan itu, lantaran dia juga telah melakukan hal yang sama terhadap pebalap-pebalap lain di sepanjang akhir pekan.



The Doctor melontarkan serangkaian komentar yang menyerang Marquez. Berikut serangan-serangan Valentino Rossi:

1. Ini adalah situasi yang sangat buruk, karena dia menghancurkan MotoGP, karena dia tak punya sedikit pun respek untuk para rivalnya, tak pernah.

2. Marquez tahu dia tak akan mengalami crash, tapi lawannya yang jatuh. Dia berharap kalian (para lawan) yang terjatuh.

3. Marquez melakukan hal serupa terhadap Mavercik Vinales, Andrea Dovizioso. Dia juga melakukannya kepada saya pada Sabtu pagi dan saat balapan ketika dia melewati empat pebalap. Dia melakukannya dengan sengaja.

4. Menurut saya dia sangat berbahaya. Saya takut berada satu lintasan dengan Marquez.

5. Mereka (otoritas MotoGP) harus melakukan sesuatu sehingga Marquez tidak bertindak seperti ini lagi.

6. Ketika dia (Marquez) menyerang saya, dengan sengaja ke saya, ke motor saya, kaki saya, untuk membuat saya keluar jalur dan jika saya jatuh, dia juga lebih senang.

7. Dia tidak punya nyali untuk datang ke ruangan saya sendiri, tapi seperti biasa dia datang dengan manajernya, Honda, dan di depan kamera karena yang penting untuknya adalah ini. Dia tidak peduli dengan Anda.

8. Saya harap dia cukup pintar untuk tidak datang...(meminta maaf).



Marquez sudah juga menyatakan pembelaan atas senggolan yang terjadi dengan Rossi. Rider 25 tahun itu membantah tudingan-tudingan yang diarahkan ke padanya.

1. Sepanjang karier saya, saya tak pernah merencanakan untuk membuat pebalap lain crash. Saya selalu berusaha untuk menghidarinya.

2. Apa yang terjadi terhadap Valentino Rossi adalah kesalahan. Itu sebuah konsekuensi dari kondisi trek karena saya di depan.

3. Saya tidak akan berkata apapun soal Rossi, dia sudah ada di olahraga ini selama 25 tahun.

4. Kesalahan terbesar saya di balapan ini adalah (insiden) dengan Aleix (Espargaro), bukan dengan Rossi.

5. Saya katakan yang sejujurnya, itu tidaklah disengaja. Kecelakaan itu tidak akan terjadi kalau trek kering. Hal yang sama terjadi pada rival lain.

6. Saya berusaha 100% untuk menghindari kontak dan kemudian saya minta maaf (dengan gestur tangannya). Oke, saya menerima penalti.

7. Setelah balapan selesai saya pergi ke race director, lalu ke paddock (Yamaha) untuk meminta maaf. Permintaan maaf saya tidak diterima, saya menghormati itu. Tapi saya menganggap telah menjalani akhir pekan yang positif.




(din/nds)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed