detiksport
Follow detikSport
Sabtu, 21 Apr 2018 17:01 WIB

Marquez-Rossi Dikabarkan Saling Sindir dalam Pertemuan Safety Commission

Okdwitya Karina Sari - detikSport
Marc Marquez dan Valentino Rossi dikabarkan saling sindir di pertemua jelang balapan. (Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images) Marc Marquez dan Valentino Rossi dikabarkan saling sindir di pertemua jelang balapan. (Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Austin - Balapan Austin belum dimulai Marc Marquez dan Valentino Rossi sudah bersitegang. Pada pertemuan safety commission, kedua rider dikabarkan saling sindir.

Pertemuan tersebut digelar penyelenggara pada Sabtu (21/4/2018) pagi WIB. Dalam tayangan video MotoGP.com memperlihatkan Maverick Vinales memasuki ruangan lebih dahulu disusul Jack Miller.

Valentino Rossi datang bersama Danilo Petrucci dan berbincang sebelum masuk ruangan. Rider Yamaha itu melirik ke arah ruangan lalu menarik lengan Petrucci untuk mengajak bicara lebih lanjut, di pinggir ruangan.




Setelahnya, Marc Marquez datang dan langsung memasuki ruangan tanpa melihat ke arah Rossi. Para pebalap lainnya termasuk Alex Rins, Andrea Dovizioso dan Cal Crutchlow kemudian masuk ke ruangan menandai pertemuan segera dimulai.

Para rider dikumpulkan untuk membahas apa yang terjadi di seri Argentina. Menurut laporan Gazzetta dello Sport, yang dikutip Fox Italia, ketegangan kemudian terjadi di penghujung pertemuan yang berlangsung lebih dari satu jam itu.


Marquez dan Rossi disebutkan terlibat dalam perang mulut. "Kami belajar darimu," kata pebalap Honda Repsol itu merujuk Rossi.

Rider veteran Yamaha tersebut bereaksi dengan tidak kalah sengit. "Bagaimana bisa kamu membandingkan dengan diriku? Aku menyenggol empat pebalap dalam 20 tahun. Sedangkan kamu menyenggol lima pebalap dalam sebuah balapan!"

Disebutkan pula, perselisihan juga melibatkan Aleix Espargaro. Espargaro bukannya marah kepada Marquez, yang sudah menyenggolnya, melainkan kepada Petrucci.

Rider Aprilia tersebut mengaku ditabrak Petrucci lebih keras di Rio Hondo namun rider Pramac itu lolos dari sanksi. Hal ini memicu pertengkaran mereka di media sosial.



(rin/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed