detiksport
Follow detikSport
Jumat, 04 Mei 2018 11:37 WIB

Ini Alasan Zarco Tolak Honda dan Pilih KTM

Redzi Arya Pratama - detikSport
Johann Zarco memilih gabung KTM musim depan ketimbang Honda (Mirco Lazzari gp/Getty Images) Johann Zarco memilih gabung KTM musim depan ketimbang Honda (Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Jerez - Johann Zarco sebenarnya berpeluang gabung Honda namun ditolaknya. Lalu, apa alasannya malah memilih KTM ketimbang Honda?

Nama Zarco mulai diperhitungkan sejak debutnya di MotoGP tahun lalu. Ia tampil luar biasa sebagai rookie dan cukup konsisten mengganggu para pebalap top

Dengan kontraknya di Yamaha Tech 3 habis akhir musim ini, masa depan Zarco pun dispekulasikan. Ada Honda dan KTM yang kabarnya berebut tanda tangan pebalap asal Prancis itu.


Pada akhirnya pihak KTM mengumumkan keberhasilan mereka merekrut Zarco kontrak dua tahun, Kamis (3/5/2018) WIB kemarin. Zarco pun mengungkapkan senang dengan kesepakatan itu.

"Saya sangat bahagia akhirnya bisa mengumumkan secara resmi hal ini (kesepakatan dengan KTM) di Jerez," ungkapnya dikutip Crash.

"Jelas, kesempatan dengan Honda adalah luar biasa untuk pebalap. Tapi, cara KTM menginginkan saya dan tantangan bersama konstruktor Eropa sebagai pebalap Eropa memberikan saya banyak motivasi," sambungnya.

"Bersama pelatih saya (Laurent Fellon), seseorang yang memiliki hubungan sangat dekat dengan saya dan tahu motor yang cocok, ia merasa motor (KTM) bagus dan kami bisa melakukan hal yang baik di sana. Saya percaya dengan dia dan karena itu kami siap menghadapi tantangan ini."


Namun, di satu sisi, ada yang juga yang menyayangkan keputusan Zarco memilih KTM ketimbang Honda yang tentunya berpeluang memberinya gelar juara dunia. Faktor Marc Marquez disebut-sebut jadi alasan Zarco menolak Honda.

"Saya tidak mengatakan tak mau menjadi rekan Marc Marquez. Dia adalah sosok yang baik dan akan sangat menarik (bersamanya). Yang bisa saya katakan dan juga pertanyaan yang ada di benak saya serta pelatih, jika Anda bersama dengan Marc dan ingin memenangi race, Anda harus kuat seperti dia bahkan lebih kuat," jelas Zarco.

"Artinya saya harus mengembangkan kemampuan membalap secara signifikan. Kami berpikir jika memiliki level balap seperti ini, berarti peluang untuk cepat bersama KTM juga ada. Kami percaya akan itu dan menerima tantangan."

"Kami berpikir jika Marc ada di KTM, ada di mana KTM sekarang? Pertanyaan ini pasti juga ada di benak Anda. Saya tak mengatakan saya mirip Marc. Saya hanya mengatakan ingin mencapai level tersebut dan ingin tahu ada di mana jika melakukannya bersama KTM," tutupnya.




(mrp/rin)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed