detiksport
Follow detikSport
Rabu, 06 Jun 2018 11:19 WIB

Lorenzo Kabarnya Akan Pindah, Seberapa Beda Motor Ducati dan Honda?

Kris Fathoni W - detikSport
Jorge Lorenzo di atas motor Ducati pada balapan MotoGP Italia lalu (Foto: Alessandro Bianchi/Reuters) Jorge Lorenzo di atas motor Ducati pada balapan MotoGP Italia lalu (Foto: Alessandro Bianchi/Reuters)
Mugello - Jorge Lorenzo kabarnya akan pindah dari Ducati untuk membela Honda di MotoGP 2019. Jika terwujud, Lorenzo harus siap menghadapi beda karakter kedua motor.

Rumor kepindahan Lorenzo ini secara khusus terpicu dengan adanya pengumuman Dani Pedrosa yang akan berpisah dengan Honda di akhir musim ini, mengakhiri kerja sama panjang selama 18 tahun dengan 13 tahun di antaranya pada kelas MotoGP.
Nama Lorenzo, yang saat ini berkiprah buat tim pabrikan Ducati di MotoGP, pun santer disebut-sebut sebagai salah satu kandidat terkuat untuk menggantikan Pedrosa di tim Repsol Honda.

Hal ini tidak lepas dari masa-masa sulit yang dijalani Lorenzo setelah mulai membela Ducati sejak awal musim 2017. Juara dunia tiga kali MotoGP itu bahkan baru meraih kemenangan pertama bersama Ducati pada balapan ke-24 di Mugello akhir pekan lalu.

Jika Lorenzo pindah ke Honda, rider Spanyol itu tentunya kembali harus beradaptasi dengan tim baru secara khusus aspek motor. Sejauh ini Lorenzo baru menunggangi motor Yamaha dan Honda di kelas MotoGP.
Lantas seberapa besar adaptasi yang harus dilakukan oleh Lorenzo kalau nantinya pindah ke Honda? Casey Stoner, yang pernah juara dunia MotoGP bersama Ducati dan kemudian Honda, membeberkan seberapa beda motor kedua tim.

"Pada satu titik (motor Ducati) memang sedikit lebih sulit, tapi di area-area lain terasa lebih stabil dan membuat Anda lebih percaya diri," kata Stoner seperti dikutip Crash.net, dalam wawancara di akhir pekan balapan MotoGP Italia lalu.

"Sama sekali bukan motor yang buruk untuk dikendarai. Lihat saja Jack Miller (di atas motor Ducati). Dovi (Andrea Dovizioso) pernah mengendarai motor Honda dan Yamaha, dan sekarang ia lebih kompetitif (bersama Ducati)."

"Selalu ada keunggulan dan kelemahan masing-masing motor, Anda cuma harus meminimalisir kelemahannya dan memaksimalkan keunggulan motor itu. Jadi pembicaraan secara khusus akan selalu merujuk ke Ducati, yang sebenarnya punya banyak keunggulan," tuturnya.
(krs/rin)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed