Rossi Masih Belum Maafkan Sete

Jelang MotoGP Inggris

Rossi Masih Belum Maafkan Sete

- Sport
Kamis, 21 Jul 2005 20:38 WIB
Jakarta - Pembalap tim Yamaha Valentino Rossi ternyata masih belum memaafkan Sete Gibernau terkait insiden di Qatar tahun lalu. Hingga kini rider Italia itu ngotot harus menang atas Sete.Rossi menganggap perseteruannya dengan Gibernau tidak hanya karena balapan, tetapi lebih dari itu. Juara dunia MotoGP itu merasa dirinya sangat berhasrat mengalahkan Gibernau akibat pernah dicurangi.Pada seri perdana MotoGP Qatar tahun lalu, Rossi terpaksa memulai balapan dari posisi terakhir akibat protes yang diajukan Gibernau sebelum balapan. Kru tim Gibernau memprotes adanya bekas ban scooter yang ditinggalkan kru tim Yamaha di lintasan start Gibernau. Akibatnya waktu kualifikasi Rossi dihukum enam detik, yang artinya harus start dari urutan paling buncit."Hal itu banyak mengubah hubungan saya dengan Gibernau. Sebelumnya kami tidak memiliki masalah. Dalam balapan, bagi saya hal itu sangat kotor dan tidak pernah terjadi sebelumnya di olahraga kami," kenang juara dunia MotoGP itu, seperti dilansir Eurosport, Kamis (21/7/2005)."Sejak saat itu, ketika saya melihat Gibernau saya selalu ingin berada di depannya," tambah Rossi, yang pada balapan tersebut gagal finis karena mengalami kecelakaan setelah berhasil menyusul hingga ke posisi keempat. Gibernau sendiri yang start dari urutan ketiga, akhirnya berhasil finis pertama.Meski ingin terus mengalahkan Gibernau, Rossi menilai penampilan seterunya tersebut tahun ini tidak lebih baik dari sebelumnya. Musim ini Rossi memenangkan tujuh dari sembilan seri dan berada di puncak klasemen dengan mengumpulkan 186 poin. Sementara Gibernau hanya meraih 95 poin, dan berada di urutan keempat."Tahun lalu dan juga dua tahun sebelumnya dia sangat kuat. Tahun ini, jika dia sedang dalam kondisi bagus dia bisa cepat...tetapi dia tidak stabil. Tahun lalu dia ingin selalu berada di peringkat atas, dan posisi kedua bukan masalah baginya. Tetapi tahun ini mungkin dia memulai balapan dengan pikiran 'Saya ingin menang atau tidak sama sekali'. Dan hasilnya, tidak sama sekali," sindir Rossi. (lom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads