Pada awal musim, Lorenzo tidak diperhitungkan. Hal ini menilik dari performanya yang kurang memuaskan musim lalu. Tapi, Lorenzo berhasil memenangi GP pada dua race terakhir secara beruntun di Mugello dan Catalan.
Saat ini Lorenzo masih duduk di peringkat tujuh klasemen MotoGP dengan 66 poin. Dia berjarak 49 poin dengan sang juara bertahan Marc Marquez yang masih nyaman di puncak dengan 115 poin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kabar buruknya, kami sangat jauh dari dia (Marquez). Kabar baiknya, kami masih memiliki banyak race hingga akhir musim nanti. Sebelum Mugello semuanya mustahil. Tapi, sekarang menjadi mungkin walau sangat-sangat sulit. Kami masih punya kesempatan," ujarnya kepada Autosport.
Lorenzo akan kembali mencoba meneruskan rentetan kemenangan di Assen. Ini akan menjadi tantangan sesungguhnya bagi dia, pasalnya terakhir kali Lorenzo memenangi balap di sana terjadi pada 2011.
"Sejujurnya, ini adalah kompetisi yang terus berubah. Saya juga bisa kehilangan banyak poin pada race sulit. Assen menjadi contoh. Ini adalah trek yang selalu menyulitkan saya meraih hasil bagus beberapa tahun terakhir. Tahun lalu sangat parah (finis posisi 15)," tuturnya.
"Tapi, motor kami sekarang sangat kompetitif, saya merasa baik, dan kami memiliki motor Ducati terlengkap. Itu menjadi sinyal yang baik. Hal positif lain untuk kami adalah tidak adanya tekanan. Kami nothing to lose. Sementara Marquez punya sedikit tekanan," Lorenzo melanjutkan.
(cas/rin)











































